Lindungi Generasi Masa Depan, Pemkab Kupang Perkuat Program Imunisasi Terintegrasi

Wakil Bupati Kupang menegaskan imunisasi harus menjadi prioritas pembangunan kesehatan dan dijamin pembiayaannya secara berkelanjutan.

PATROLI CIA COM KABUPATE KUPANG Wakil Bupati Kupang Aurum Titu Eki menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh perlindungan kesehatan melalui imunisasi tanpa terkecuali. Karena itu, pemerintah daerah diminta memastikan tidak ada anak yang kehilangan akses imunisasi akibat kendala geografis, sosial, maupun ekonomi.

Pernyataan tersebut disampaikan Aurum saat membuka Workshop Penguatan Program Imunisasi Terintegrasi dan Komitmen Keberlanjutan Pembiayaan Tahun 2026 di Hotel Timore, Kota Kupang, Kamis (18/6).

Menurut Aurum, kualitas sumber daya manusia yang unggul hanya dapat diwujudkan apabila masyarakat memiliki kondisi kesehatan yang baik serta akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, imunisasi menjadi salah satu investasi kesehatan paling efektif karena mampu melindungi anak-anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah.

“Imunisasi bukan hanya melindungi individu, tetapi juga membangun kekebalan kelompok yang memberikan perlindungan bagi masyarakat secara luas. Karena itu, imunisasi merupakan hak dasar setiap anak yang harus dipenuhi bersama oleh seluruh pemangku kepentingan,” kata Aurum.

Ia menegaskan, tidak boleh ada anak yang kehilangan hak memperoleh imunisasi hanya karena keterbatasan akses layanan kesehatan. Menurutnya, keberhasilan program imunisasi memiliki kaitan erat dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Anak-anak yang sehat, kata Aurum, memiliki peluang lebih besar untuk belajar dengan baik, tumbuh optimal, dan menjadi generasi produktif. Karena itu, program imunisasi harus menjadi bagian penting dari agenda pembangunan Kabupaten Kupang.

Aurum mengakui Kabupaten Kupang masih menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan di sejumlah wilayah. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kupang, lanjut dia, terus mendorong transformasi sistem kesehatan melalui penguatan layanan kesehatan primer dengan menempatkan upaya promotif dan preventif sebagai prioritas utama. Dalam kerangka itu, imunisasi menjadi salah satu intervensi kesehatan yang paling efektif untuk mencegah penyakit.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan, agar menjadikan program imunisasi sebagai prioritas pembangunan kesehatan daerah. Setiap puskesmas diminta memastikan target dan capaian imunisasi menjadi perhatian utama dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program kesehatan.

“Saya berharap tidak ada satu pun anak yang terlewatkan haknya untuk memperoleh perlindungan melalui imunisasi,” ujarnya.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kupang, Habel Mbate, menyatakan DPRD mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Menurut dia, kesehatan masyarakat merupakan modal utama dalam mendorong pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan bersama.

“DPRD Kabupaten Kupang akan terus mendukung program-program kesehatan, termasuk penyediaan layanan imunisasi yang berkelanjutan bagi seluruh anak di Kabupaten Kupang,” kata Habel.

Workshop tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dr. Desemiyeti Ngatriyany, perwakilan UNICEF NTT, serta para kepala puskesmas dari berbagai wilayah di Kabupaten Kupang.(rjb)

Lindungi Generasi Masa DepanPemkab Kupang Perkuat Program Imunisasi Terintegrasi