PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Semangat solidaritas masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali terlihat dalam upaya membantu warga Flores yang terdampak bencana. Kepedulian itu menjadi pesan utama yang disampaikan Wali Kota Kupang, Dr. Christian Widodo, saat mengapresiasi seluruh pihak yang ikut berpartisipasi dalam penggalangan bantuan.
Christian menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membuka tangan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara mereka di Flores.
“Ketika satu pulau terluka, seluruh NTT ikut merasakan. Ketika satu saudara jatuh, katong semua datang untuk membantu dia berdiri kembali,” ujar Christian.
Menurut dia, solidaritas tidak semata-mata diukur dari besar kecilnya bantuan yang diberikan, tetapi dari kemauan untuk hadir ketika sesama membutuhkan pertolongan.
Ia menggambarkan kekuatan solidaritas itu melalui sebuah perumpamaan sederhana. Kekuatan sejati, kata Christian, bukan terletak pada seberapa keras tangan mampu mengepal, melainkan seberapa cepat tangan tersebut terbuka untuk menolong sesama.
Pesan itu kemudian dirangkum dalam ungkapan yang kuat: “Berdonasi (membuka tangan) melalui tinju (mengepal tangan).”
Ungkapan tersebut sekaligus memberikan makna berbeda terhadap kegiatan tinju yang menjadi bagian dari penggalangan kepedulian. Olahraga yang identik dengan kepalan tangan itu justru diarahkan menjadi sarana untuk membuka tangan dan hati bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Bagi Christian, bencana yang menimpa satu wilayah tidak boleh dipandang sebagai persoalan wilayah tersebut semata. Flores merupakan bagian dari NTT sehingga penderitaan masyarakat di sana merupakan duka bersama.
Semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama, menurut dia, menjadi kekuatan penting untuk membantu masyarakat bangkit kembali setelah bencana.
“Ketika satu saudara jatuh, katong semua datang untuk membantu dia berdiri kembali,” katanya.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa di tengah situasi sulit, solidaritas masyarakat NTT dapat menjadi kekuatan untuk saling menopang dan meringankan beban korban bencana.(Rjb)