Pemkab Kupang Siapkan Pemandu Lokal, Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi

 

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Pemerintah Kabupaten Kupang memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata. Sebanyak 16 peserta dari 10 kecamatan mengikuti pelatihan pemandu wisata lokal sebagai bagian dari upaya menjadikan potensi alam dan budaya daerah sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Kupang itu dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Mateldius Sanam, mewakili Bupati Kupang Yosef Lede, di Hotel Timore, Kota Kupang, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, hingga Jumat (11/9/2026).

Mateldius mengatakan, pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Kupang karena memiliki peluang besar dalam memperluas aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, pengembangan destinasi wisata tidak cukup hanya dengan membangun atau memperkenalkan objek wisata. Ketersediaan tenaga pemandu yang memiliki kemampuan memadai juga menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman wisatawan.

Pemandu wisata, lanjut Mateldius, bukan sekadar bertugas menunjukkan lokasi atau memberikan informasi mengenai suatu destinasi. Mereka juga menjadi penghubung antara wisatawan dengan kekayaan budaya, sejarah, tradisi, serta potensi lokal masyarakat.

“Kita memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. Keanekaragaman budaya, kondisi geografis, dan keindahan alam kita adalah modal penting untuk mengembangkan sektor pariwisata,” kata Mateldius.

Ia menilai potensi tersebut harus dikelola secara baik dan disertai strategi promosi yang mampu menjangkau masyarakat luas. Dalam konteks itu, keberadaan pemandu wisata lokal yang profesional dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan dalam memperkenalkan Kabupaten Kupang kepada wisatawan.

Pemkab Kupang juga mendorong agar pengembangan kemampuan peserta pelatihan tidak berhenti pada pengetahuan mengenai pelayanan wisata. Dinas terkait diminta turut memfasilitasi peningkatan keterampilan peserta dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.

Menurut Mateldius, media sosial memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan promosi destinasi, terutama untuk memperkenalkan keunikan alam, budaya, dan potensi lokal Kabupaten Kupang kepada calon wisatawan.

Dengan demikian, pemandu wisata lokal diharapkan tidak hanya mampu mendampingi wisatawan ketika berada di destinasi, tetapi juga ikut menjadi bagian dari upaya mempromosikan potensi daerah secara kreatif dan profesional.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Kupang Marthen Timate bersama tim instruktur turut hadir dalam kegiatan tersebut.(Rjb)

Pariwisata Didorong Jadi Penggerak EkonomiPemkab Kupang Siapkan Pemandu Lokal