<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Duka &#8211; Patroli C.I.A</title>
	<atom:link href="https://patrolicia.com/category/duka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://patrolicia.com</link>
	<description>Cerdas, Independen &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Feb 2026 05:35:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>Anak Bunuh Diri karena Tak Punya Buku dan Bolpoin, Alarm Keras Kemiskinan Ekstrem di NTT Oleh: dr. Christian Widodo (Ketua DPW PSI NTT)</title>
		<link>https://patrolicia.com/15148/anak-bunuh-diri-karena-tak-punya-buku-dan-bolpoin-alarm-keras-kemiskinan-ekstrem-di-ntt-oleh-dr-christian-widodo-ketua-dpw-psi-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2026 05:35:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Alarm Keras Kemiskinan Ekstrem di NTT Oleh: dr. Christian Widodo (Ketua DPW PSI NTT)]]></category>
		<category><![CDATA[Anak Bunuh Diri karena Tak Punya Buku dan Bolpoin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://patrolicia.com/?p=15148</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="875" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260205-WA0050.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260205-WA0050.jpg 700w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260205-WA0050-240x300.jpg 240w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div> PATROLICIA COM PROPINSI NTT Tragedi memilukan kembali menyingkap wajah kemiskinan ekstrem di Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang anak di pelosok wilayah ini mengakhiri hidupnya bukan karena konflik, wabah, atau bencana alam, melainkan karena alasan yang seharusnya tak pernah terjadi di negara ini: sang ibu tak mampu membelikan buku dan bolpoin. Peristiwa ini bukan sekadar kabar [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="875" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260205-WA0050.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260205-WA0050.jpg 700w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260205-WA0050-240x300.jpg 240w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div><p><strong> PATROLICIA COM PROPINSI NTT</strong> <span class="dropcap dropcap-square"><strong>T</strong></span>ragedi memilukan kembali menyingkap wajah kemiskinan ekstrem di Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang anak di pelosok wilayah ini mengakhiri hidupnya bukan karena konflik, wabah, atau bencana alam, melainkan karena alasan yang seharusnya tak pernah terjadi di negara ini: sang ibu tak mampu membelikan buku dan bolpoin.<br />
Peristiwa ini bukan sekadar kabar duka. Ia menjadi cermin keras tentang kegagalan sistemik dalam menjamin hak dasar anak untuk mengakses pendidikan. Di saat perdebatan publik di kota-kota besar berkutat pada indeks saham, harga emas, dan kecerdasan buatan, masih ada anak-anak di pelosok Flobamora yang harus menanggung rasa malu hanya untuk bersekolah.<br />
Tragedi ini menjadi pertanyaan besar bagi negara: sejauh mana negara benar-benar hadir melindungi warganya yang paling rentan?<br />
Kemiskinan yang Hidup di Rumah-Rumah Sunyi<br />
Kemiskinan di NTT bukan sekadar angka dalam laporan statistik. Ia nyata dalam rumah tanpa listrik, dapur tanpa beras, dan anak-anak yang berangkat sekolah dengan tas kosong tanpa alat tulis.<br />
Kasus bunuh diri yang dipicu kemiskinan adalah akumulasi dari kegagalan kolektif. Kegagalan dalam membangun jaring pengaman sosial yang efektif, serta kegagalan dalam memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal hanya karena kondisi ekonomi keluarga.<br />
Sejatinya, anak ini tidak ingin mati. Ia kehilangan harapan. Secara biologis, manusia dapat bertahan tanpa makan, minum, bahkan tanpa bernapas dalam waktu tertentu. Namun, sejarah dan pengalaman sosial menunjukkan, manusia yang kehilangan harapan sering kali menyerah jauh sebelum tubuhnya menyerah.<br />
Rasa malu karena tak memiliki perlengkapan sekolah, bila dibiarkan, dapat berubah menjadi keputusasaan. Pada titik inilah tragedi lahir.<br />
Sistem yang Harus Dibongkar dan Diperbaiki<br />
Tragedi ini harus menjadi alarm nasional. Pemerintah tidak bisa lagi bekerja dengan pendekatan biasa.<br />
Pertama, pembenahan data kemiskinan adalah urusan nyawa. Pendataan harus menjangkau wilayah terpencil yang tak terjamah sinyal dan infrastruktur. Ketidaktepatan data membuat bantuan sering salah sasaran. Integrasi data kemiskinan dan pendidikan menjadi keharusan agar setiap anak dari keluarga prasejahtera memperoleh perlengkapan sekolah secara berkelanjutan, bukan sekadar bantuan seremonial.<br />
Kedua, birokrasi tidak boleh mengalahkan empati. Pemerintah daerah perlu memiliki dana sosial respons cepat. Dalam kondisi krisis keluarga miskin ekstrem, bantuan harus hadir dalam hitungan hari, bukan menunggu berbulan-bulan karena prosedur administrasi.<br />
Ketiga, sekolah harus menjadi ruang aman. Sekolah perlu dilengkapi sistem deteksi dini kesehatan mental siswa. Guru dan tenaga kependidikan harus dibekali kemampuan untuk mengenali tanda-tanda stres dan keputusasaan agar tragedi bisa dicegah sebelum terlambat.<br />
Kemanusiaan yang Dipertaruhkan<br />
Ketika seorang anak tidak mampu membawa buku dan bolpoin ke kelas, itu bukan sekadar masalah satu keluarga. Itu adalah sinyal bahwa sistem sosial dan negara belum sepenuhnya bekerja bagi rakyat kecil.<br />
Jika seorang anak harus kehilangan nyawa karena tidak mampu memiliki alat tulis, maka yang hilang bukan hanya satu nyawa. Yang runtuh adalah rasa kemanusiaan dan nurani kita bersama.(Rjb)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Kupang Salurkan Santunan Duka Rp tiga juta Lima ratus ribu rupiah  untuk Keluarga Kurang Mampu</title>
		<link>https://patrolicia.com/14642/wali-kota-kupang-salurkan-santunan-duka-rp-tiga-juta-lima-ratus-ribu-rupiah-untuk-keluarga-kurang-mampu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 01:09:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Kupang Salurkan Santunan Duka Rp tiga juta Lima ratus ribu rupiah untuk Keluarga Kurang Mampu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://patrolicia.com/?p=14642</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="700" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0013.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0013.jpg 700w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0013-300x300.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0013-150x150.jpg 150w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0013-100x100.jpg 100w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div>PATROLICIA COM PROPINSI NTT Kupang, 3 September 2025 – Pemerintah Kota Kupang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu yang mengalami musibah kehilangan anggota keluarga. Pada Rabu (3/9/2025), Wali Kota Kupang secara resmi menyalurkan bantuan santunan duka sebesar Rp3,5 juta kepada ahli waris keluarga yang memenuhi syarat. Program ini diatur dalam Peraturan Wali Kota Kupang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="700" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0013.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0013.jpg 700w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0013-300x300.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0013-150x150.jpg 150w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0013-100x100.jpg 100w" sizes="auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div><p><strong>PATROLICIA COM PROPINSI NTT</strong> <span class="dropcap dropcap-square"><strong>K</strong></span>upang, 3 September 2025 – Pemerintah Kota Kupang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu yang mengalami musibah kehilangan anggota keluarga. Pada Rabu (3/9/2025), Wali Kota Kupang secara resmi menyalurkan bantuan santunan duka sebesar Rp3,5 juta kepada ahli waris keluarga yang memenuhi syarat.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-14644" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0012-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0012-300x300.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0012-150x150.jpg 150w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0012-100x100.jpg 100w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0012.jpg 700w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Program ini diatur dalam Peraturan Wali Kota Kupang Nomor 14 Tahun 2021 dan menjadi salah satu wujud komitmen pemerintah kota dalam memberikan perlindungan sosial bagi warganya. Santunan diberikan khusus kepada keluarga tidak mampu yang tercatat sebagai penduduk Kota Kupang dan memiliki bukti administrasi lengkap.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-14645" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0011-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0011-300x300.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0011-150x150.jpg 150w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0011-100x100.jpg 100w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0011.jpg 700w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, agar sedikit meringankan beban di tengah suasana duka,” ujar Wali Kota Kupang dalam sambutannya.</p>
<p>Syarat dan Proses Pengajuan</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-14646" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0010-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0010-300x300.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0010-150x150.jpg 150w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0010-100x100.jpg 100w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA0010.jpg 700w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Untuk memperoleh santunan duka, ahli waris wajib memenuhi beberapa persyaratan, di antaranya:</p>
<p>Terdaftar sebagai penduduk Kota Kupang (dibuktikan dengan KK dan KTP).</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-14647" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA00091-300x300.jpg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA00091-300x300.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA00091-150x150.jpg 150w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA00091-100x100.jpg 100w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/09/IMG-20250903-WA00091.jpg 700w" sizes="auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Termasuk kategori keluarga tidak mampu, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan.</p>
<p>Santunan diberikan kepada ahli waris yang sah seperti suami, istri, anak, atau keluarga terdekat yang tercantum dalam Kartu Keluarga.</p>
<p>Selain itu, pemohon harus melengkapi sejumlah dokumen, antara lain:</p>
<p>Nota belanja kedukaan minimal Rp3,5 juta</p>
<p>Surat keterangan tidak mampu dari kelurahan</p>
<p>Surat keterangan ahli waris</p>
<p>Fotokopi akta kematian dari Disdukcapil</p>
<p>Fotokopi KTP, KK, dan buku tabungan ahli waris</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Alur Pencairan Santunan</p>
<p>1. Ahli waris mengurus akta kematian di Disdukcapil.</p>
<p>2. Berkas lengkap diajukan ke kelurahan untuk diverifikasi.</p>
<p>3. Berkas diteruskan ke kecamatan lalu ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Kupang.</p>
<p>4. BKAD memproses pencairan santunan sesuai anggaran yang tersedia.</p>
<p>5. Dana santunan ditransfer langsung ke rekening ahli waris.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemerintah Kota Kupang berharap program ini dapat berjalan berkesinambungan dan tepat sasaran sehingga mampu membantu keluarga kurang mampu menghadapi masa-masa sulit.(Rjb)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur VBL Hadiri Pemakaman Adat Raja Nggongi Umbu Yadar</title>
		<link>https://patrolicia.com/9716/gubernur-vbl-hadiri-pemakaman-adat-raja-nggongi-umbu-yadar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Oct 2022 13:51:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur VBL Hadiri Pemakaman Adat Raja Nggongi Umbu Yadar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://patrolicia.com/?p=9716</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="958" height="540" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221009-WA0004.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221009-WA0004.jpg 958w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221009-WA0004-300x169.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221009-WA0004-768x433.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 958px) 100vw, 958px" /></div>&#160; Patrolicia.com/provinsi NTT Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat menghadiri prosesi adat pemakaman Raja Nggongi Umbu Yadar yang terletak di Desa Praimaditha, Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur (7/10/22). Turut hadir bersama Gubernur NTT dalam prosesi pemakaman tersebut, Ketua DPRD Provinsi NTT Emi Nomleni, Bupati Sumba Timur Khristofel Praing, Wakil Bupati Sumba Timur David Melo [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="958" height="540" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221009-WA0004.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221009-WA0004.jpg 958w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221009-WA0004-300x169.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221009-WA0004-768x433.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 958px) 100vw, 958px" /></div><p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Patrolicia.com/provinsi NTT</em></strong></p>
<p><span class="dropcap dropcap-circle"><em><strong>G</strong></em></span>ubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat menghadiri prosesi adat pemakaman Raja Nggongi Umbu Yadar yang terletak di Desa Praimaditha, Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur (7/10/22).</p>
<p>Turut hadir bersama Gubernur NTT dalam prosesi pemakaman tersebut, Ketua DPRD Provinsi NTT Emi Nomleni, Bupati Sumba Timur Khristofel Praing, Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu, Pimpinan dan anggota DPRD Sumba Timur, Unsur Forkopimda, Direktur Utama Bank NTT, dan para Pimpinan Perangkat Daerah serta tamu undangan penting lainnya.</p>
<p>Gubernur bersama para rombongan yang hadir juga memakai busana adat khas Sumba Timur sebagai wujud penghormatan untuk mendiang Raja Umbu Yadar beserta keluarga besar.</p>
<p>Sehari sebelumnya, tepatnya Kamis (6/10/22) sore, Gubernur Viktor Laiskodat yang juga merupakan Sulung Selatan (Saudara tertua) bagi Masyarakat Sumba Timur khususnya wilayah Selatan membawa serta tiga ekor Kerbau _Madappa_ (kerbau dengan tanduk panjang), untuk diserahkan langsung secara adat kepada pihak keluarga besar Mendiang Raja Umbu Yadar sebagai wujud rasa persaudaraan.</p>
<p>Seperti kita ketahui bersama, Sumba dengan julukannya Surga Tersembunyi dan keanekaragaman budaya serta adat istiadatnya memiliki keunikan ritual tersendiri pada setiap kegiatan maupun _event_ yang akan dilakukan, termasuk pada prosesi pemakaman.</p>
<p>Dalam tradisi orang Sumba Timur, khususnya dalam kalangan raja ataupun dalam kalangan rakyat biasa, pemakaman orang mati adalah hal yang sangat penting. Karena menurut kepercayaan mereka, jika orang yang sudah mati diadati atau dihormati, maka orang yang telah mati tersebut akan memberi berkat kepada orang yang masih hidup.</p>
<p>Dan tradisi pemakaman yang unik ini merupakan tradisi sakral yang sudah berjalan ratusan tahun dan tetap dilestarikan serta dipegang teguh oleh masyarakat Sumba yakni prosesi pemakaman Marapu Sumba.</p>
<p>Almarhum Raja Umbu Yadar sendiri meninggal pada 8 Juli 2019 dan baru dikebumikan pada 7 Oktober 2022 setelah melalui rangkaian panjang prosesi adat pemakaman seorang Raja.</p>
<p>Ia merupakan salah satu tokoh budaya, tokoh adat, tokoh masyarakat serta tokoh politik dan juga dikenal sebagai seorang tokoh pemersatu Pulau Sumba.</p>
<p>Prosesi adat pemakaman Almarhum Raja Umbu Yadar sendiri dihadiri oleh ribuan warga masyarakat dari seluruh penjuru Pulau Sumba serta undangan tamu kehormatan yang berasal dari dalam dan luar Pulau Sumba.</p>
<p>Menandai dimulainya prosesi adat pemakaman Raja Umbu Yadar, seekor anak kerbau dipotong di depan pintu makam sebelum peti jenazah diangkat. Setelah itu peti jenazah yang telah ditutup menggunakan kain tenun sumba tersebut diangkat ke luar dari rumah adat raja menuju ke tempat pemakaman oleh perwakilan keluarga yang telah ditunjuk sebelumnya dengan diiringi musik tradisional. Jarak rumah duka dengan kubur batu tempat Raja Umbu Yadar dimakamkan sekitar 30 meter. Di belakang peti, berjalan seluruh keluarga almarhum, dipampingi empat ekor kuda tunggangan yang telah dihiasi serta para penjaga jenazah raja.</p>
<p>sebelum memasuki liang lahat, jenazah dan para pengiring mengelilingi makam sebanyak delapan kali. Saat jenazah dimasukkan ke liang lahat, dua kerbau, seekor kuda, seekor sapi dan seekor babi besar dipotong untuk dikurbankan tepat di didepan rumah adat sebagai simbol pembersihan dosa.</p>
<p>_Budaya Adat Harus Berbanding Lurus Dengan Kesejahteraan Masyarakat_</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Viktor mengajak masyarakat Sumba dapat menghayati dan melestarikan secara turun temurun teladan mendiang Raja Umbu Yadar.</p>
<p>“Sebagai keluarga, sahabat, handaitaulan kita semua hadir di sini untuk memberikan penghormatan terakhir kepada saudara Almarhum Umbu Yadar. Almarhum kita kenal adalah seorang tokoh, bangsawan yang memiliki nilai-nilai konsepsional dalam bidang-bidang pembangunan sumber daya manusia, pendidikan, dan juga peduli dalam kehidupan sosial kemasyarakatan dan oleh karena itu nilai-nilai tersebut harus kita lestarikan,” ujar Gubernur.</p>
<p>Ia juga sangat mengapresiasi dan bangga karena budaya adat dan kearifan lokal Sumba yang telah ada dari zaman dahulu tetap eksis hingga saat ini. Ia berharap budaya yang tetap terjaga tersebut selalu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>“Sangat luar biasa, karena budaya orang Sumba yang telah ada beribu-ribu tahun yang lalu tetap terjaga hingga hari ini. Oleh karena itu saya selalu berharap budaya itu harus mempersatukan kita, juga budaya itu harus buat masyarakat sekitar sejahtera. Karena kalau tidak buat sejahtera, dan tidak mencerdaskan generasi penerus, berarti budaya itu salah.” Jelas Viktor.</p>
<p>“Dunia sudah berubah. Saya tidak ingin menatap masa depan dengan keadaan yang buruk. Oleh sebab itu, di dalam budaya, ketika orang datang bawa hewan, jangan kita potong semua, tapi cukup satu dua ekor, disitu orang akan lihat budayanya. Saya ingin kita menyesuaikan cara pandang kita dengan perubahan zaman demi kesejahteraan kehidupan masyarakat dan kelestarian budaya kita,” tambahnya.</p>
<p>Gubernur juga mengajak para kepala desa, serta seluruh masyarakat di Sumba untuk memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong dengan menanam tanaman produktif.</p>
<p>Ajakan untuk memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong dengan menanam tanaman produktif tersebut disampaikan Gubernur Viktor Laiskodat dalam menyikapi ancaman resesi ekonomi global yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2023 dimana Provinsi NTT juga akan terkena imbasnya.<br />
Ia menyebutkan bahwa dampak resesi ekonomi dunia juga akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di NTT. Selain itu, Inflasi yang tinggi akan berpengaruh besar terhadap kemampuan daya beli masyarakat.</p>
<p>“Saya juga terus mendorong agar kita semua mulai sadar untuk menanam, terlebih untuk ketersediaan pangan kita. Manfaatkan setiap lahan kosong yang kita miliki, jangan disia-siakan satu jengkalpun. Ini semua saya omong agar kita dapat terhindar dari mimpi buruk kelaparan di tahun yang akan datang. Saya ingin perekonomian masyarakat dan pemenuhan kebutuhan masyarakat bisa tercukupi dan tidak akan terpengaruh dengan resesi dunia dan masyarakat jauh dari kelaparan,” tegas Gubernur VBL.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gubernur Laiskodat Antar Langsung Jenazah Sekda NTT ke Waingapu</title>
		<link>https://patrolicia.com/9674/gubernur-laiskodat-antar-langsung-jenazah-sekda-ntt-ke-waingapu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2022 01:40:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Duka]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Laiskodat Antar Langsung Jenazah Sekda NTT ke Waingapu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://patrolicia.com/?p=9674</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="870" height="580" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221005-WA0008.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221005-WA0008.jpg 870w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221005-WA0008-300x200.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221005-WA0008-768x512.jpg 768w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221005-WA0008-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 870px) 100vw, 870px" /></div>&#160; Patrolicia.com/provinsi NTT Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat mengantar langsung jenazah Sekretaris Daerah Provinsi NTT Domu Waronday ke Waingapu, Kabupaten Sumba Timur pada Selasa (4/10/2022). Sebelumnya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat memimpin upacara pelepasan jenazah Sekda NTT Domu Warandoy di ruang lobi lantai Dasar Gedung Sasando, kantor Gubernur NTT yang dihadiri oleh Pimpinan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="870" height="580" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221005-WA0008.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" loading="lazy" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221005-WA0008.jpg 870w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221005-WA0008-300x200.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221005-WA0008-768x512.jpg 768w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2022/10/IMG-20221005-WA0008-450x300.jpg 450w" sizes="auto, (max-width: 870px) 100vw, 870px" /></div><p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Patrolicia.com/provinsi NTT</em></strong></p>
<p><span class="dropcap dropcap-square"><strong>G</strong></span>ubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat mengantar langsung jenazah Sekretaris Daerah Provinsi NTT Domu Waronday ke Waingapu, Kabupaten Sumba Timur pada Selasa (4/10/2022).</p>
<p>Sebelumnya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat memimpin upacara pelepasan jenazah Sekda NTT Domu Warandoy di ruang lobi lantai Dasar Gedung Sasando, kantor Gubernur NTT yang dihadiri oleh Pimpinan DPRD Provinsi NTT, jajaran Forkopimda, Pimpinan Perangkat Daerah serta para ASN lingkup Pemprov NTT.</p>
<p>Setelah upacara pelepasan dilaksanakan, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengantar Jenazah Sekda NTT Domu Warandoy ke Bandara El Tari Kupang sebelum diterbangkan ke Waingapu Sumba Timur.</p>
<p>Setibanya di Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu yang sudah penuh sesak oleh seluruh elemen masyarakat, para ASN, para Guru-guru, hingga para siswa siswi Sekolah Dasar, SMP dan SMA dimana semuanya ikut ambil bagian dalam penghormatan penyambutan Jenazah Sekda NTT. Mereka semua berbaris berjejer di sisi kiri dan kanan bahu jalan dalam iring-iringan Jenazah Sekda NTT dari Bandara menuju Kantor Bupati Sumba Timur.</p>
<p>Setibanya di Kantor Bupati Sumba Timur langsung dilaksanakan Upacara penghormatan dan penyerahan Jenazah dari Gubernur NTT kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Timur yang diterima langsung oleh Bupati Sumba Timur Khristofel Praing.</p>
<p>Upara penyerahan jenazah almarhum Domu Warandoy tersebut disaksikan oleh para pejabat lingkup Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dan juga pimpinan dan anggota DPRD Sumba Timur. Tampak hadir juga dalam Upacara penyerahan Jenazah tersebut para Bupati/Wakil Bupati se-daratan Sumba, Ketua DPRD Provinsi NTT Emilia Nomleni, Wakil Ketua DPRD, Chris Mboeik dan Ince Sayuna serta beberapa anggota DPRD Provinsi NTT.</p>
<p>Dalam momen haru duka cita yang menyelimuti suasana upacara tersebut, Gubernur NTT menyerahkan foto almarhum Sekda NTT Domu Warandoy kepada Bupati Sumba Timur Khristofel Praing. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, kami telah dituntun oleh Tuhan untuk mengantarkan jenazah Almarhum Sekda Domu Warandoy sampai ke Waingapu Sumba Timur. Dan oleh karena itu kami menyerahkan Foto ini sebagai bentuk penyerahan jenazah Almarhum Sekda Domu Warandoy untuk dapat dikebumikan secara kedinasan di Sumba Timur, “ ucap Gubernur Laiskodat kepada Bupati Sumba Timur dengan mata berkaca-kaca. Kedua pemimpin tersebutpun tidak sanggup menyembunyikan rasa haru hingga harus meneteskan air mata. Linangan air mata serta tangisan oleh kedua pemimpin ini juga bersamaan dengan tangisan oleh seluruh ASN dan pejabat serta keluarga besar almarhum yang hadir menyaksikan upacara penyerahan jenazah tersebut.</p>
<p>Upacara penyerahan jenazah almarhum Domu Warandoy juga diawali dengan Doa yang dipimpin oleh Ketua BPMJ GKS Payeti, Pdt. Yuliana Ata Ambu. Upacara Penyerahan jenazah ini juga dilaksanakan secara adat istiadat Sumba dengan pemotongan seekor kuda di halaman Kantor Bupati Sumba Timur oleh para tetua adat.</p>
<p>Untuk informasi, Domu Warandoy menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi NTT sejak dilantik pada tanggal 13 Juli 2022. Sebelumnya almarhum menjabat sebagai Sekda Kabupaten Sumba Timur dari tanggal 13 April 2019 hingga 12 Juli 2022. Almarhum kemudian meninggal dunia pada Minggu (2/10/2022) dini hari setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Frans Seda Kota Kupang.</p>
<p>Jenazah almarhum Domu Warandoy saat ini sudah disemayamkan di rumah duka di Praihowar, Kelurahan Wangga, Kecamatan Kambera.</p>
<p>Terkait waktu dan tempat pemakaman almarhum, akan menyusul dirundingkan oleh pihak keluarga pada Senin (10/10/2022) mendatang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
