<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Budaya Satukan Nusantara dan Pasifik: Gubernur NTT Sebut IPACS 2025 Dorong Ekonomi dan Kerja Sama Internasional &#8211; Patroli C.I.A</title>
	<atom:link href="https://patrolicia.com/tag/budaya-satukan-nusantara-dan-pasifik-gubernur-ntt-sebut-ipacs-2025-dorong-ekonomi-dan-kerja-sama-internasional/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://patrolicia.com</link>
	<description>Cerdas, Independen &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Nov 2025 08:22:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Budaya Satukan Nusantara dan Pasifik: Gubernur NTT Sebut IPACS 2025 Dorong Ekonomi dan Kerja Sama Internasional</title>
		<link>https://patrolicia.com/14863/budaya-satukan-nusantara-dan-pasifik-gubernur-ntt-sebut-ipacs-2025-dorong-ekonomi-dan-kerja-sama-internasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 08:22:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Satukan Nusantara dan Pasifik: Gubernur NTT Sebut IPACS 2025 Dorong Ekonomi dan Kerja Sama Internasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://patrolicia.com/?p=14863</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="715" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251113_162044.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251113_162044.jpg 700w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251113_162044-294x300.jpg 294w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div>PATROLICIA COM PROPINSI NTT.   Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) menutup secara resmi rangkaian kegiatan Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang digelar di Kota Kupang pada Kamis (13/11/2025). Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan penyelenggaraan ajang budaya internasional tersebut yang tidak hanya mempererat hubungan kebudayaan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="715" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251113_162044.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251113_162044.jpg 700w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG_20251113_162044-294x300.jpg 294w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div><p><strong>PATROLICIA COM PROPINSI NTT.  </strong> <span class="dropcap dropcap-square"><strong>G</strong></span>ubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) menutup secara resmi rangkaian kegiatan <em>Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025</em> yang digelar di Kota Kupang pada Kamis (13/11/2025). Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan penyelenggaraan ajang budaya internasional tersebut yang tidak hanya mempererat hubungan kebudayaan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-14865" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG20251113112734-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG20251113112734-300x225.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG20251113112734-86x64.jpg 86w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2025/11/IMG20251113112734.jpg 700w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>“Saya mendapatkan kesan dan pesan dari para peserta, terutama dari negara-negara sahabat, bahwa mereka merasa terhubung dengan Indonesia, khususnya dengan budaya dan masyarakat di NTT,” ujar Gubernur dalam pidatonya di acara penutupan di Hotel Harper Kupang.</p>
<p>Menurutnya, banyak peserta dari kawasan Pasifik merasa menemukan kesamaan budaya dan cita rasa dengan masyarakat Indonesia Timur. “Mereka bilang makanan di sini mirip dengan yang ada di negara mereka. Ada kedekatan yang luar biasa antara budaya kita dengan mereka. Bahkan ada yang mengatakan, seperti bambu yang bertemu kembali dengan rumpunnya,” ungkap Gubernur disambut tepuk tangan peserta.</p>
<hr />
<h3><strong>Dampak Ekonomi Nyata bagi Kota Kupang</strong></h3>
<p>Pemerintah Kota Kupang turut menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan IPACS 2025 yang membawa dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha lokal. Wali Kota Kupang menyebut, selama kegiatan berlangsung, pergerakan ekonomi masyarakat meningkat signifikan.</p>
<p>“Hotel-hotel penuh, rumah makan ramai, dan para pelaku UMKM, terutama penjual cendera mata dan kuliner lokal, menikmati hasil dari kegiatan ini. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan yang telah memilih Kupang sebagai tuan rumah,” kata Wali Kota dalam kesempatan yang sama.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan kebudayaan seperti IPACS bukan hanya menjadi ajang pertukaran seni dan budaya, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi daerah. “Ini bukti bahwa kegiatan kebudayaan tidak hanya memperkaya jiwa, tapi juga menghidupkan perekonomian masyarakat,” tambahnya.</p>
<hr />
<h3><strong>Kupang Sebagai Pintu Masuk Kawasan Pasifik</strong></h3>
<p>Gubernur NTT juga menegaskan bahwa kegiatan ini membuka peluang baru bagi NTT, khususnya Kota Kupang, sebagai gerbang interaksi budaya dan ekonomi antara Indonesia dan negara-negara di kawasan Pasifik.</p>
<p>“Kegiatan kebudayaan seperti ini menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas, baik di bidang pendidikan, pariwisata, maupun perdagangan. Kita sudah mulai penjajakan beberapa kerja sama lanjutan dengan negara-negara sahabat,” ujarnya.</p>
<p>Ia berharap agar momentum IPACS 2025 menjadi titik awal bagi pembangunan hubungan strategis yang lebih erat antara Indonesia bagian timur dan negara-negara Pasifik. “Kita tidak hanya berbagi budaya, tapi juga berbagi masa depan,” tegasnya.</p>
<hr />
<h3><strong>Apresiasi untuk Kementerian Kebudayaan</strong></h3>
<p>Pemerintah Provinsi dan Kota Kupang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan IPACS 2025.</p>
<p>“Melalui kegiatan ini, Kupang telah menunjukkan diri sebagai kota yang terbuka, ramah, dan siap menjadi pusat kegiatan internasional di kawasan timur Indonesia,” kata Wali Kota.</p>
<p>Di akhir sambutan, Gubernur menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan serupa di masa depan. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan, agar semangat persaudaraan lintas bangsa yang terjalin di Kupang hari ini dapat terus hidup dan berkembang,” tutupnya.</p>
<hr />
<p><strong>Catatan Redaksi:</strong><br />
<em>Indonesia-Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025</em> merupakan ajang diplomasi kebudayaan yang melibatkan berbagai negara di kawasan Pasifik. Kegiatan yang berlangsung di Kupang sejak 11 November 2025 ini menampilkan ragam pertunjukan seni, pameran budaya, serta forum kerja sama internasional yang mempertemukan pemerintah, komunitas budaya, dan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai negara.(Rjb)</p>
<hr />
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
