<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dorong UMKM NTT Naik Kelas &#8211; Patroli C.I.A</title>
	<atom:link href="https://patrolicia.com/tag/dorong-umkm-ntt-naik-kelas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://patrolicia.com</link>
	<description>Cerdas, Independen &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 00:34:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Dorong UMKM NTT Naik Kelas, BI Luncurkan Inkubasi “Aksi Kreasi Flobamorata”</title>
		<link>https://patrolicia.com/15626/dorong-umkm-ntt-naik-kelas-bi-luncurkan-inkubasi-aksi-kreasi-flobamorata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 00:34:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BI Luncurkan Inkubasi “Aksi Kreasi Flobamorata”]]></category>
		<category><![CDATA[Dorong UMKM NTT Naik Kelas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://patrolicia.com/?p=15626</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="466" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0058.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0058.jpg 700w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0058-300x200.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0058-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div>PATROLI CIA COM PROVINSI NTT.      Upaya mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar naik kelas terus diperkuat. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT bersama Pemerintah Provinsi NTT meluncurkan. program inkubasi bertajuk Aksi Kreasi Flobamorata 2026 sebagai langkah konkret mempercepat pengembangan kewirausahaan dan inklusi ekonomi daerah. Program [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="466" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0058.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0058.jpg 700w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0058-300x200.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260505-WA0058-450x300.jpg 450w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div><p><strong>PATROLI CIA COM PROVINSI NTT.     </strong> <span class="dropcap dropcap-square"><strong>U</strong></span>paya mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar naik kelas terus diperkuat. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT bersama Pemerintah Provinsi NTT meluncurkan.</p>
<p>program inkubasi bertajuk Aksi Kreasi Flobamorata 2026 sebagai langkah konkret mempercepat pengembangan kewirausahaan dan inklusi ekonomi daerah.<br />
Program ini diperkenalkan dalam kegiatan onboarding yang digelar pada Selasa (5/5/2026) di Ruang Nembrala, Kantor Perwakilan BI NTT, Kupang. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga sektor perbankan.</p>
<p>Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Vera Christina Sirait Asadoma, bersama sejumlah perwakilan instansi vertikal, asosiasi usaha, dan lembaga keuangan turut hadir. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem UMKM yang terintegrasi dan berkelanjutan.</p>
<p>Analis Fungsi Pelaksana Pengembangan UMKM, Keuangan Inklusif, dan Syariah BI NTT, Reyza Lisembina Budarjo, menegaskan bahwa penguatan UMKM tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga transformasi kualitas pelaku usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.</p>
<p>“Program ini dirancang untuk memperkuat aspek fundamental UMKM, mulai dari legalitas usaha, pengelolaan keuangan, akses pembiayaan, hingga pemanfaatan digitalisasi dalam proses bisnis,” ujarnya.</p>
<p>Sebanyak 64 UMKM terpilih mengikuti program ini, terdiri dari 18 UMKM sektor pertanian dan 46 UMKM sektor unggulan serta jasa. Seluruh peserta telah melalui proses seleksi ketat dan dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan skala usaha.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zeth Sony Libing, menyampaikan apresiasi atas inisiatif BI tersebut. Menurut dia, program ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk lokal.</p>
<p>“Aksi Kreasi Flobamorata menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” kata Zeth.</p>
<p>Program inkubasi ini mengusung pendekatan menyeluruh (end-to-end), mulai dari proses seleksi, kurasi produk, pembelajaran klasikal, pendampingan intensif, hingga monitoring pasca-pelatihan. Materi yang diberikan mencakup kewirausahaan, digitalisasi bisnis, manajemen keuangan, hingga perlindungan konsumen, dengan melibatkan narasumber dari otoritas keuangan, kementerian/lembaga, akademisi, dan praktisi.</p>
<p>Untuk memastikan keberlanjutan program, BI NTT bersama mitra akan melakukan monitoring dan evaluasi selama tiga bulan setelah pelatihan. Selain itu, sinergi dengan sektor perbankan juga diperkuat guna memperluas akses pembiayaan, khususnya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR), agar UMKM binaan semakin bankable.</p>
<p>Ke depan, Aksi Kreasi Flobamorata diharapkan menjadi katalis dalam memperkuat ekosistem UMKM di NTT. Melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, penguatan rantai nilai, dan perluasan akses pasar, program ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
