<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kadis PMPTSP NTT Minta Polisi Periksa PT. BCTC Terkait Galian C Ilegal di Kali Buntal &#8211; Patroli C.I.A</title>
	<atom:link href="https://patrolicia.com/tag/kadis-pmptsp-ntt-minta-polisi-periksa-pt-bctc-terkait-galian-c-ilegal-di-kali-buntal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://patrolicia.com</link>
	<description>Cerdas, Independen &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 Jan 2021 15:39:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>Kadis PMPTSP NTT Minta Polisi Periksa PT. BCTC Terkait Galian C Ilegal di Kali Buntal</title>
		<link>https://patrolicia.com/6038/kadis-pmptsp-ntt-minta-polisi-periksa-pt-bctc-terkait-galian-c-ilegal-di-kali-buntal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2021 15:39:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis PMPTSP NTT Minta Polisi Periksa PT. BCTC Terkait Galian C Ilegal di Kali Buntal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://patrolicia.com/?p=6038</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="494" height="306" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210130-WA0062-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210130-WA0062-1.jpg 494w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210130-WA0062-1-300x186.jpg 300w" sizes="(max-width: 494px) 100vw, 494px" /></div>&#160; Patrolicia.com/ KUPANG –                    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)¸ Marsianus Jawa meminta pihak kepolisian (Polda NTT¸ red)¸ untuk memproses hukum (memeriksa¸ red) PT. Bina Citra Teknik Cahaya (BCTC) terkait galian C/galian batuan (pasir¸ red) ilegal oleh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="494" height="306" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210130-WA0062-1.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210130-WA0062-1.jpg 494w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2021/01/IMG-20210130-WA0062-1-300x186.jpg 300w" sizes="(max-width: 494px) 100vw, 494px" /></div><p>&nbsp;</p>
<p><strong><em>Patrolicia.com/ KUPANG –                   </em> <span class="dropcap dropcap-square-outline"><em>K</em></span></strong>epala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)¸ Marsianus Jawa meminta pihak kepolisian (Polda NTT¸ red)¸ untuk memproses hukum (memeriksa¸ red) PT. Bina Citra Teknik Cahaya (BCTC) terkait galian C/galian batuan (pasir¸ red) ilegal oleh PT. BCTC di sungai/kali Buntal¸ desa Golo Lijun¸ Kecamatan Elar-Kabupaten Manggarai Timur (Matim).</p>
<p>Demikian disampaikan Kadis PMPTSP NTT¸ Marsianus Jawa melalui telepon celulernya ketika diwawancarai Tim Media ini pada Jumat (29/01/2021) terkait kasus dugaan galian C ilegal (pasir¸ red) PT. BTCT di Kali Buntal desa Golo Lijun ¸ Kecamatan Elar- Matim.</p>
<p>“Itu ilegal. Teman-teman di Kepolisian lebih tau. Karena ini polisi yang biasanya pantau ditambang-tambang seperti itu. Mestinya polisi juga harus tau itu¸” tandas Kadis Marsianus.</p>
<p>Menurut Kadis PMPTSP itu¸ galian C oleh PT. Bina Citra Teknik Cahaya di kali Buntal-Desa Golo Lijun¸ Kecamatan Elar-Kabupaten Manggarai Timur (Matim) dapat dilaporkan ke Polisi karena statusnya tidak berijin alias ilegal.</p>
<p>Konsekuensi sanksi kepada PT. BCTC terkait pelanggaran izin¸ kata Kadis Marsianus¸ setelah pihak Dinas ESDM memastikan bahwa benar perusahaan tersebut tidak memiliki izin galian C di kali Buntal.</p>
<p>“Harus ada teguran-teguran seperti itu. Katakanlah kalau dari Dinas ESDM mengatakan oh ada pelanggaran disana¸ maka kita cabut atau tarik izinnya. Tetapi persoalannya sekarang¸ perusahaan itu (PT. BCTC) tidak memiliki izin. Oleh karena itu¸ kami tidak bisa memberikan sanksi atau apa. Kami serahkan saja ke Kepolisian (POLDA NTT¸ red) untuk proses hukum¸” tandasnya.</p>
<p>Kadis PMPTSP NTT itu mengungkapkan¸ bahwa saat ini Izin galian batuan atau galian C merupakan wewenang Pemerintah Provinsi. Kalau langsung ke Pusat¸ juga harus ada rekomendasi dari daerah. Oleh karena itu¸ ia memerintahkan stafnya mengecek ke pusat (Badan Koordinasi Penanaman Modal RI).</p>
<p>“Ternyata benar¸ tidak ada izin galian C yang dikeluarkan atas nama perusahaan tersebut (PT. BCTC¸ red). Kami cek di dokumen kami juga tidak ada. Jadi benar kata Kadis ESDM kemarin¸ perusahaan itu tidak memiliki izin tambang galian C di Kali Buntal¸” tegasnya.</p>
<p>Kadis Marsianus menambahkan pula¸ kalau Direktur PT.BCTC¸ Kosmas Heng mengatakan bahwa beliau hanya izin di kepala desa Golo Lijun¸ maka itu bukan prosedur yang benar.</p>
<p>“ Perlu dicek juga apakah perjanjiannya tertulis atau tidak¸ kalau tidak¸ jangan sampai itu konspirasi¸ uang mereka baku (saling) bagi. Pokoknya Dinas ini ( Dinas PMPTSP¸ red) tidak pernah mengeluarkan izin buat perusahaan itu¸” tegas Marsianus.</p>
<p>Kalau PT.Bina Citra Teknik Cahaya (BCTC)berlasan¸ lanjut Kadis Marsianus¸ tidak tidak mengurus izin di Dinas ESDM dan PMPTSP¸ karena alasan pertimbangan durasi proyek yang singkat (6 bulan saja¸ red)¸ maka alasannya itu pun tidak bisa dibenarkan.</p>
<p>“Tidak bisa kasih alasan karena waktu dan sebagainya. Izin itu wajib sebelum anda (PT. BCTC¸ red) bekerja. Saat beroperasi¸ itu sudah harus punya izin¸ membentuk nama perusahaan saja itu harus ada izin. Izin kan lewat OSF¸ dapat MIB baru lanjutkan ke tahap eksplorasi. Setelah eksplorasi baru eksploitasi. Ini belum eksplorasi sudah langsung eksploitasi dan memang langgar aturan itu¸” tandasnya.</p>
<p>Seperti diberitakan sebelumnya (28/01/2021)¸ diduga tambang galian C milik PT. Bina Cita Teknik Cahaya (BCTC) di Sungai/kali Buntal desa Golo Lijun¸ Kecamatan Elar-Kabupaten Manggarai Timur (Matim) tidak ‘mengantongi’ izin alias tidak memiliki izin resmi dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jenis galian batuan/galian C berupa pasir oleh PT. BCTC digunakan sebagai bahan material pengerjaan pasangan saluran drainase¸ di ruas jalan Pota-Waekulambu yang sementara ini sedang dikerjakan kontraktor tersebut.</p>
<p>Berdasarkan pantauan tim media ini di lokasi tersebut pada Rabu (27/01/2021)¸ nampak sebuah unit excavator milik PT. BCTC sedang menggali pasir di sungai Buntal yang jaraknya ± 100 meter dari jalan dan jembatan kali Buntal.</p>
<p>Sementara itu¸ beberapa unit kendaraan dum truck sedang antri untuk mengangut hasil galian tersebut ke lokasi proyek peningkatan jalan ruas Pota-Waekulambu.</p>
<p>Aktifitas galian pasir di kali Buntal dikhawatirkan warga sekitar akan mengakibatkan longsor dan merusak jembatan kali Buntal. “ Mereka gali di hulu dan dekat dekat jembatan itu pak¸ besok lusa kalau air sungai kikis¸ tanah bisa runtuh (longsor¸ red) dan jembatan bisa ambruk¸” ujar NB warga Pota yang tinggal di sekitar kali Buntal kepada tim media.</p>
<p>Seperti disaksikan tim media ini¸ aktifitas galian di sungai itu berjalan ditengah cuaca hujan dan luapan banjir Sungai Buntal yang sedang meninggi dan membahayakan keselamatan para pekerja.</p>
<p>Terdengar beberapa pekerja yang lain berteriak mengingatkan sang operator alat berat itu untuk segera keluar meninggalkan sungai Buntal, mengingat air sungai/banjir yang semakin bertambah deras. “Woi banjir woi! Woi jangan paksa! Jangan paksa! Banjir! Banjir banjir!” teriak salah seorang pekerja dari pinggir sungai.</p>
<p>Kepala Dinas ESDM NTT¸ Yusuf Adoe yang dikonfirmasi tim media ini pada Kamis (28/01/2021) terkait galian C tersebut¸ menegaskan bahwa tidak ada Izin Usaha Pertambangan (IUP) (tambang galian C¸ red) dari Dinas ESDM NTT kepada PT. Bina Citra Teknik Cahaya di kali Buntal.</p>
<p>“Sore bp (bapak¸ red) Kalo (kalau) manggarai timur tidak ada IUP atas nama PT. Bina Citra Teknik¸” tulisnya dalam pesan WA.</p>
<p>Lebih lanjut, Yusuf Adoe mengungkapkan¸ dirinya akan meminta bagian Minerba untuk mengecek status izin tambang PT. BCTC. “Nanti beta (saya) minta teman2 (teman-teman) bidang minerba cek dulu¸ beta sonde masuk kantor¸ trims¸” tulisnya lagi.</p>
<p>Sementara itu¸ Direktur PT. Bina Citra Teknik Cahaya¸ Kosmas Heng yang dikonfirmasi tim media ini melalui pesan WhatssApp/WA pada Kamis (28/01) pukul 15.21 Wita terkait izin galian tersebut, hingga berita ini diturunkan enggan menjawab¸ walau telah melihat dan membaca pesan WA wartawan. (&#8230;./tim)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
