<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pergub Jam Belajar Resmi Berlaku &#8211; Patroli C.I.A</title>
	<atom:link href="https://patrolicia.com/tag/pergub-jam-belajar-resmi-berlaku/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://patrolicia.com</link>
	<description>Cerdas, Independen &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 May 2026 05:53:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>Pergub Jam Belajar Resmi Berlaku, Pemprov NTT Ajak Orang Tua “Perangi” Ketergantungan Gadget Anak</title>
		<link>https://patrolicia.com/15763/pergub-jam-belajar-resmi-berlaku-pemprov-ntt-ajak-orang-tua-perangi-ketergantungan-gadget-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 May 2026 05:53:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov NTT Ajak Orang Tua “Perangi” Ketergantungan Gadget Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pergub Jam Belajar Resmi Berlaku]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://patrolicia.com/?p=15763</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="600" height="338" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0002.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0002.jpg 600w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0002-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></div>PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi memberlakukan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 24 Tahun 2023 tentang Gerakan Jam Belajar Masyarakat sebagai upaya membangun kembali budaya belajar anak di rumah sekaligus menekan ketergantungan terhadap gadget. Melalui aturan tersebut, seluruh pelajar di NTT diwajibkan mengikuti jam belajar masyarakat setiap Senin hingga Jumat pukul [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="600" height="338" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0002.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0002.jpg 600w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0002-300x169.jpg 300w" sizes="(max-width: 600px) 100vw, 600px" /></div><p><strong>PATROLI CIA COM PROVINSI NTT</strong> <span class="dropcap dropcap-square"><strong>P</strong></span>emerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur resmi memberlakukan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 24 Tahun 2023 tentang Gerakan Jam Belajar Masyarakat sebagai upaya membangun kembali budaya belajar anak di rumah sekaligus menekan ketergantungan terhadap gadget.</p>
<p>Melalui aturan tersebut, seluruh pelajar di NTT diwajibkan mengikuti jam belajar masyarakat setiap Senin hingga Jumat pukul 18.00–19.30 Wita, baik di rumah maupun di lingkungan belajar lainnya.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambros Kodo, mengatakan pergub tersebut telah diluncurkan sejak 2 Mei 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dan kini mulai diterapkan di seluruh sekolah di NTT melalui nota dinas resmi.</p>
<p>“Pergub ini sudah dilaksanakan dan ditindaklanjuti lewat nota dinas ke sekolah-sekolah di NTT,” kata Ambros, Jumat (29/5/2026).</p>
<p>Menurut Ambros, gerakan tersebut bukan sekadar menambah waktu belajar siswa, tetapi juga menghidupkan kembali peran keluarga dalam pendidikan anak. Ia menegaskan rumah merupakan sekolah pertama, sementara orang tua adalah guru pertama bagi anak-anak.</p>
<p>Karena itu, selama jam belajar berlangsung, orang tua diminta aktif mendampingi anak, termasuk menanyakan aktivitas belajar di sekolah maupun membantu materi yang belum dipahami.</p>
<p>“Dengan Pergub ini siswa diharapkan bisa mulai meninggalkan gadget dan kembali fokus pada budaya belajar,” ujarnya.</p>
<p>Pemerintah Provinsi NTT menilai penggunaan gadget yang berlebihan mulai berdampak pada menurunnya minat belajar anak serta meningkatnya kerentanan terhadap pergaulan bebas dan pengaruh negatif lingkungan.</p>
<p>Melalui Gerakan Jam Belajar Masyarakat, pemerintah ingin membangun kembali disiplin belajar di lingkungan keluarga dan masyarakat.</p>
<p>“Kalau 1,5 jam ini didukung bersama oleh masyarakat, maka kita sedang mengaktifkan kembali budaya positif untuk masa depan anak-anak kita. Karena kata kuncinya adalah belajar dan belajar,” kata Ambros.</p>
<p>Ia menegaskan keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat, terutama keluarga sebagai lingkungan paling aman dan nyaman bagi anak untuk bertumbuh.</p>
<p>Menurut dia, gerakan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara sekolah, pemerintah, masyarakat, dan keluarga untuk menciptakan suasana belajar yang kondusif demi meningkatkan kualitas pendidikan di NTT.(Rjb)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
