<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ribuan Warga Nikmati Daging Kurban &#8211; Patroli C.I.A</title>
	<atom:link href="https://patrolicia.com/tag/ribuan-warga-nikmati-daging-kurban/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://patrolicia.com</link>
	<description>Cerdas, Independen &#38; Aktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 May 2026 07:19:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>Idul Adha di Masjid Darussalam Sikumana, Ribuan Warga Nikmati Daging Kurban</title>
		<link>https://patrolicia.com/15759/idul-adha-di-masjid-darussalam-sikumana-ribuan-warga-nikmati-daging-kurban/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 07:19:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Keagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha di Masjid Darussalam Sikumana]]></category>
		<category><![CDATA[Ribuan Warga Nikmati Daging Kurban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://patrolicia.com/?p=15759</guid>

					<description><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="664" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260528_150939.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260528_150939.jpg 700w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260528_150939-300x285.jpg 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div>PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Darussalam Sikumana, Kota Kupang, pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (28/5/2026). Tahun ini, panitia mencatat sebanyak 11 ekor sapi dan 6 ekor kambing dikurbankan dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ketua Panitia Kurban Masjid Darussalam Sikumana, Swahidin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div style="margin-bottom:20px;"><img width="700" height="664" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260528_150939.jpg" class="attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image" alt="" decoding="async" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260528_150939.jpg 700w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260528_150939-300x285.jpg 300w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></div><p><strong>PATROLI CIA COM PROVINSI NTT</strong> <span class="dropcap dropcap-square"><strong>S</strong></span>emangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Darussalam Sikumana, Kota Kupang, pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (28/5/2026). Tahun ini, panitia mencatat sebanyak 11 ekor sapi dan 6 ekor kambing dikurbankan dan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.</p>
<p>Ketua Panitia Kurban Masjid Darussalam Sikumana, Swahidin Nuhaikang, mengatakan momentum Idul Adha bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga bentuk nyata solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama, terutama warga kurang mampu.</p>
<p>“Makna kurban itu adalah berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. Kita mengambil teladan dari Nabi Ibrahim AS yang rela berkorban demi ketaatan kepada Allah. Semangat itu yang terus kami hidupkan,” ujarnya.</p>
<p>Ratusan paket daging kurban kemudian dibagikan kepada jamaah dan masyarakat sekitar. Panitia memperkirakan sekitar 300 kantong daging disalurkan secara merata kepada warga.</p>
<p>Menurut Swahidin, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Hewan kurban berasal dari jamaah, donatur, serta sejumlah institusi yang turut berpartisipasi membantu masyarakat.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-15760" src="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260528_151220-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" srcset="https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260528_151220-300x199.jpg 300w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260528_151220-450x300.jpg 450w, https://patrolicia.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_20260528_151220.jpg 700w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Sementara itu, Imam Masjid Darussalam Sikumana, Ramli Dani, menegaskan bahwa ibadah kurban memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial-ekonomi yang sangat kuat.</p>
<p>Ia menjelaskan, perintah berkurban telah ditegaskan dalam Al Quran sebagai bentuk ketaatan dan rasa syukur kepada Allah. Namun di sisi lain, manfaat kurban juga dirasakan langsung oleh masyarakat kecil yang jarang menikmati konsumsi daging.</p>
<p>“Melalui kurban, masyarakat kecil bisa merasakan kebahagiaan. Ini juga membantu memperbaiki gizi masyarakat,” kata Ramli.</p>
<p>Tak hanya itu, menurut dia, momentum Idul Adha juga menjadi berkah bagi para peternak lokal. Tingginya kebutuhan hewan kurban setiap tahun membuka peluang ekonomi yang besar bagi petani dan peternak di Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>“Bayangkan, di Kota Kupang saja jumlah sapi kurban mencapai ratusan ekor. Ini tentu membantu peternak menjual hasil ternaknya. Secara tidak langsung, kurban ikut menggerakkan ekonomi rakyat,” ujarnya.</p>
<p>Ramli berharap semangat berkurban terus tumbuh di tengah masyarakat karena selain bernilai ibadah, kurban juga memperkuat silaturahmi, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap sesama.</p>
<p>“Harapan kami, kegiatan seperti ini terus berjalan setiap tahun dan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berkurban,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
