“Tiga ratus Pecatur Adu Strategi di Piala Wali Kota Kupang 2025, Disabilitas Tampil Tanpa Batas”

PATROLICIA COM PROPINSI NTT Sebanyak 300 pecatur dari berbagai tingkatan usia, termasuk delapan peserta disabilitas, siap adu strategi dalam Turnamen Catur Piala Wali Kota Kupang 2025 yang resmi dibuka oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, di Aula Hotel Sasando, Kamis (4/9). Turnamen bergengsi ini akan berlangsung hingga 7 September 2025 dan menjadi salah satu ajang catur terbesar di Nusa Tenggara Timur.

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa olahraga catur memiliki peran penting bukan hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter dan pola pikir generasi muda.

> “Bermain catur bukan hanya menggerakkan bidak, tetapi juga melatih daya pikir, membangun karakter, dan menyiapkan strategi. Saat orang baru memikirkan satu langkah, kita sudah menyiapkan tiga langkah ke depan. Inilah nilai yang dapat membentuk generasi unggul Kota Kupang,” ujar Christian.

Dukungan Pemerintah dan Pesan Kesetaraan

Pemerintah Kota Kupang memberikan dukungan penuh terhadap turnamen ini melalui bantuan dana sebesar Rp40 juta. Dana tersebut diharapkan dapat memotivasi para pecatur sekaligus mendorong pengembangan olahraga catur secara lebih luas, inklusif, dan berkelanjutan.

Yang menarik, delapan peserta disabilitas turut ambil bagian dan bertanding dengan aturan umum tanpa dispensasi khusus. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa olahraga catur adalah ruang kesetaraan yang memberikan kesempatan sama bagi semua kalangan.

Kolaborasi untuk Prestasi

Turnamen ini terselenggara atas kerja sama Pondok Catur Nusa Tenggara Timur dan Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Kupang, dengan dukungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kupang.

Ketua Percasi Kota Kupang, Ir. Elvianus Wairata, menegaskan bahwa turnamen ini tidak hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang mempererat silaturahmi antarpecatur.

> “Turnamen ini menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, dari tingkat Sekolah Dasar hingga senior. Lebih dari itu, ini adalah ajang berbagi rasa dan kasih agar catur di Kota Kupang semakin terorganisir, baik di tingkat klub maupun kecamatan,” jelas Elvianus.

 

Menuju Agenda Tahunan dan Prestasi Nasional

Turnamen Catur Piala Wali Kota Kupang 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan yang konsisten. Selain meningkatkan minat masyarakat pada olahraga catur, ajang ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Kota Kupang ke tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis catur Kupang bisa melahirkan bibit unggul yang mampu bersaing di level tertinggi,” tambah Elvianus.

"Tiga ratus Pecatur Adu Strategi di Piala Wali Kota Kupang 2025Disabilitas Tampil Tanpa Batas”