Dua Warga Asing Memungut Sampah di Depan Polres Soe, Menampar Kesadaran Publik

PATROLICIA COM PROPINSI NTT.          Sore itu, suasana di sekitar Markas Kepolisian Resor (Polres) Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendadak menyita perhatian warga. Dua orang warga negara asing, sepasang suami istri, terlihat berjalan kaki sambil memungut sampah di sepanjang jalan, tepat di depan kantor Polres Soe.
Aksi sederhana itu terekam warga dan kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak kedua warga asing membawa kantong besar berisi sampah yang mereka pungut dari pinggir jalan. Di lokasi kejadian, terlihat pula seorang anggota polisi lalu lintas yang berjaga, namun tidak turut melakukan aktivitas serupa.
Menurut keterangan yang diunggah akun Facebook Yefta Banunaek, polisi yang melihat aktivitas tersebut sempat memperhatikan pasangan itu. Namun, tidak ada interaksi berarti selain isyarat singkat dari salah satu warga asing yang mengangkat tangan dan menoleh ke arah petugas.
“Pekerjaan ini mungkin terlihat sepele, tetapi sangat berharga bagi kita, khususnya masyarakat NTT,” tulis Yefta dalam unggahannya yang kemudian menuai beragam tanggapan publik.
Aksi dua warga asing itu justru memantik refleksi dan kritik sosial. Banyak warganet menilai, kebersihan ruang publik—terlebih di sekitar kantor aparat negara—seharusnya menjadi tanggung jawab bersama, termasuk institusi yang bertugas menjaga ketertiban dan keteladanan di tengah masyarakat.
“Di depan Polres seharusnya ada kerja bakti rutin. Jangan sampai orang lain datang membersihkan rumah kita sendiri. Ini memalukan, tetapi sekaligus menyadarkan,” tulis Yefta.
Sejumlah warga menyatakan rasa bangga sekaligus keprihatinan. Bangga karena masih ada kepedulian terhadap lingkungan, tetapi prihatin karena kepedulian itu justru datang dari orang luar. Aksi tersebut dinilai sebagai pengingat bahwa menjaga kebersihan bukan soal status, jabatan, atau kewarganegaraan, melainkan kesadaran bersama.
Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa persoalan kebersihan lingkungan di NTT bukan semata soal fasilitas, tetapi juga soal pola pikir dan keteladanan. Dari sebuah tindakan kecil di depan Polres Soe, publik diingatkan bahwa perubahan sering kali dimulai dari hal sederhana—memungut sampah—namun berdampak besar bagi martabat bersama.

Dua Warga Asing Memungut Sampah di Depan Polres SoeMenampar Kesadaran Publik