PATROLI CIA COM PROVINSI NTT. Partai Demokrat Nusa Tenggara Timur memperluas penyaluran bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di sejumlah wilayah Flores. Bantuan dihimpun dari berbagai unsur internal partai, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Fraksi Demokrat DPR RI, DPD, hingga DPC di sejumlah kabupaten.
Ketua DPD Partai Demokrat NTT Leonardus Lelo mengatakan, Demokrat telah membentuk posko bantuan di daerah terdampak. Posko tersebut menjadi pusat pengumpulan sekaligus distribusi bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Menurut Leonardus, solidaritas tidak hanya datang dari daerah yang terdampak. Sejumlah DPC Demokrat dari kabupaten yang relatif tidak terdampak juga turut menyumbangkan bantuan untuk membantu warga korban gempa.
“Sebagian bantuan sudah didistribusikan dan sebagian masih dalam proses. Kami akan terus bergerak sepanjang kemampuan partai memungkinkan,” kata Leonardus.
Bantuan yang disalurkan antara lain berupa beras, air minum, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya. Distribusi dilakukan berdasarkan laporan masing-masing DPC dan kebutuhan masyarakat di titik-titik terdampak.
Leonardus mengatakan, selain bantuan kelembagaan, dirinya juga memberikan bantuan secara pribadi. Dukungan juga datang dari anggota Fraksi Demokrat di DPRD Provinsi NTT.
Ia memperkirakan total bantuan yang telah dihimpun dari berbagai unsur Demokrat mencapai ratusan juta rupiah. Namun, angka tersebut masih akan dihitung secara keseluruhan karena proses pengumpulan dan penyaluran bantuan masih berlangsung.
“Kami memberikan bantuan secara langsung kepada masyarakat terdampak, bukan dalam bentuk uang tunai,” ujarnya.
Leonardus menegaskan, Demokrat tidak ingin berhenti pada penyaluran bantuan tahap awal. Ia berencana kembali turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan memastikan bantuan menjangkau wilayah yang membutuhkan.
Rencananya, kunjungan lapangan akan dilakukan mulai dari Labuan Bajo menuju sejumlah wilayah terdampak hingga Maumere.
Di sisi lain, Leonardus meminta masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga diminta tidak panik, tetapi tetap menjaga kesiapsiagaan.
“Ini adalah cobaan yang sifatnya alami dan tidak dapat diduga. Karena itu, kewaspadaan harus tetap dijaga, tetapi masyarakat juga harus tetap semangat,” katanya.
Ia juga meminta pemerintah memperhatikan dampak gempa terhadap infrastruktur publik. Kerusakan jalan, jembatan, gedung fasilitas umum, serta rumah warga perlu mendapat penanganan secara intensif agar aktivitas masyarakat dapat segera pulih.
Menurut Leonardus, penanganan bencana tidak cukup hanya dengan bantuan kebutuhan dasar. Pemulihan infrastruktur dan fasilitas masyarakat menjadi bagian penting dari proses pemulihan pascabencana.
Demokrat NTT, lanjut dia, akan terus berkoordinasi dengan struktur partai di daerah untuk memantau perkembangan kebutuhan warga. Bantuan akan disalurkan sesuai kemampuan dan kondisi di lapangan.
“Yang terpenting sekarang adalah masyarakat tidak merasa sendiri. Kami ingin memastikan solidaritas itu hadir dan terus bergerak di tengah warga yang sedang menghadapi bencana,” ujar Leonardus.(Rjb)