PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Empat tim bola voli asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) akan memperebutkan gelar juara dalam partai final GAMKI–o9PBVSI Cup I NTT 2026 di GOR Oepoi, Kota Kupang, Minggu (25/10/2026). Pertandingan ini menjadi momentum bagi masyarakat TTS untuk menunjukkan dukungan terhadap atlet muda sekaligus memperkuat pembinaan bola voli di Nusa Tenggara Timur.
Dua pertandingan akan tersaji mulai pukul 15.00 Wita. Pada kategori putra, SMA Efata Soe berhadapan dengan SMK Negeri 2 Soe. Sementara pada kategori putri, SMA Negeri Kualin menghadapi SMA PGRI Plus Soe.
Pertemuan empat tim dari satu kabupaten dalam dua partai puncak memperlihatkan besarnya potensi bola voli pelajar di TTS. Persaingan antarsekolah juga menjadi kesempatan bagi para pemain muda untuk menguji kemampuan, mental bertanding, dan kedisiplinan setelah melewati rangkaian pertandingan sebelumnya.
Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) NTT, Winston Neil Rondo, mengapresiasi seluruh tim, atlet, pelatih, ofisial, panitia, dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen tersebut.
Menurut Winston, kompetisi seperti GAMKI–PBVSI Cup I NTT tidak semata-mata menjadi arena perebutan gelar juara. Turnamen pelajar juga berperan dalam membentuk karakter, disiplin, sportivitas, serta mempererat persaudaraan di kalangan generasi muda.
Ia mengingatkan para finalis agar menampilkan permainan terbaik tanpa mengabaikan nilai-nilai olahraga.
Kemenangan, menurut dia, bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Sikap menghormati lawan, menerima hasil pertandingan, dan menjaga persaudaraan merupakan bagian penting dari proses pembinaan atlet.
Menjadi Bagian dari Persiapan PON 2028
Winston menilai kompetisi antarpelajar juga memiliki arti strategis bagi masa depan bola voli NTT. Turnamen dapat menjadi salah satu ruang untuk mengamati perkembangan kemampuan dan potensi atlet muda yang diproyeksikan mengikuti pembinaan lebih lanjut.
Hal itu menjadi relevan menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028, yang direncanakan diselenggarakan bersama oleh NTT dan Nusa Tenggara Barat.
Melalui kompetisi yang berkelanjutan, PBVSI berharap semakin banyak atlet muda memperoleh kesempatan bertanding dan meningkatkan kualitas permainan mereka.
Pemantauan kemampuan atlet, pembentukan mental kompetitif, dan kedisiplinan perlu dilakukan secara bertahap agar pembinaan tidak berhenti pada satu turnamen saja.
Karena itu, keberadaan GAMKI–PBVSI Cup I NTT diharapkan ikut memperluas ruang kompetisi bagi atlet pelajar sekaligus memperkuat fondasi pembinaan bola voli di daerah.
PBVSI TTS Ajak Warga Beri Dukungan
Ketua PBVSI Kabupaten TTS, Roy Babys, mengajak masyarakat TTS yang sedang berada di Kota Kupang untuk hadir langsung menyaksikan partai final.
Ajakan itu ditujukan kepada mahasiswa, pelajar, alumni sekolah, keluarga atlet, komunitas masyarakat, serta para pencinta bola voli yang ingin memberikan dukungan kepada empat tim finalis.
Menurut Roy, kehadiran suporter bukan sekadar meramaikan arena pertandingan. Dukungan masyarakat dapat menjadi penyemangat bagi para pemain yang telah bekerja keras untuk mencapai babak final.
Ia berharap antusiasme masyarakat TTS terhadap bola voli kembali terlihat di GOR Oepoi, sebagaimana semangat yang ditunjukkan dalam berbagai kompetisi, termasuk Ben Mboi Memorial Cup 2026.
Roy juga mengingatkan para pendukung agar menjaga ketertiban dan sportivitas. Dukungan terhadap tim kebanggaan, menurut dia, harus tetap disertai penghormatan kepada lawan dan seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan.
Dengan demikian, partai final tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga ruang untuk memperkuat solidaritas masyarakat dan membangun kebanggaan terhadap prestasi atlet daerah.
Empat Tim, Satu Kebanggaan
Final GAMKI–PBVSI Cup I NTT 2026 menjadi kesempatan bagi empat tim untuk membuktikan hasil latihan dan perjuangan mereka sepanjang turnamen.
SMA Efata Soe dan SMK Negeri 2 Soe akan bersaing memperebutkan gelar juara putra. Adapun SMA Negeri Kualin dan SMA PGRI Plus Soe akan menentukan tim terbaik pada kategori putri.
Masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan dapat datang ke GOR Oepoi, Kota Kupang, pada Minggu (25/10/2026), mulai pukul 15.00 Wita. Harga tiket masuk diinformasikan sebesar Rp10.000.
Pertandingan ini diharapkan menjadi perayaan prestasi olahraga pelajar sekaligus dorongan bagi tumbuhnya bibit-bibit atlet bola voli NTT.
Di tengah persaingan memperebutkan gelar juara, pesan yang ingin ditegaskan adalah bahwa pembinaan olahraga membutuhkan kerja bersama: atlet yang tekun berlatih, pelatih yang konsisten membimbing, organisasi yang membuka ruang kompetisi, serta masyarakat yang memberikan dukungan positif.
Bagi masyarakat TTS, dua partai final tersebut menjadi kesempatan untuk mendukung atlet muda kebanggaan daerah. Bagi bola voli NTT, kompetisi ini diharapkan menjadi salah satu pijakan untuk melahirkan pemain-pemain berkualitas yang mampu bersaing pada tingkat lebih tinggi.