PATROLICIA COM.kota kupang Tingginya Angka Stunting di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, ternyata mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat, hal itu terbukti dari diturunkannya tim khusus dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia(Kemenkes RI), Kementrian Dalam Negeri(Kemendagri) Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional(BKKBN) Pusat, serta tim dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional(Bappenas) yang bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi yang terjadi di Lapangan.(17/11/2022)
Untuk di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Puskesmas Naioni di pilih karena tingginya angka Stunting yang ditemukan di wilayah kerjanya, yaitu di Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak Kota Kupang, NTT.
Kegiatan diawali dengan Presentasi oleh Kepala Puskesmas Naioni, Fery Djelalu, S.Km, yang memaparkan tentang kondisi serta data Stunting berikut semua kegiatan yang telah dilakukan oleh Pihak Puskesmas di tiga wilayah Kelurahan Yaitu Kelurahan Manulai II, Kelurahan Batuplat dan Kelurahan Naioni, dimana dari tiga kelurahan tersebut didapati bahwa Kelurahan Naioni adalah yang terbanyak angka Stuntingnya berdasarkan pada operasi timbang yang dilakukan oleh Kader Posyandu bersama tim Nakes Puskesmas.
Selanjutnya sambutan yang disampaikan oleh Perwakilan tim Dari Pusat yang disampaikan Oleh Tania, dari sekretariat Investing in Nutrition and Early Years(INEY) mengawali sambutannya, Tania mengucapkan Terimakasih atas sambutan hangat dari para Nakes di Puskesmas Naioni, ” Berhubung Pak Dayu ada rapat mendadak maka ijinkan saya untuk mewakili beliau, jadi kami datang ini tujuannya adalah untuk melihat secara langsung Implementasi dari Percepatan Penurunan Stunting di Puskesmas Naioni ” ungkap Tania dalam sambutannya
Dirinya menambahkan bahwa kedatangannya ke Puskesmas Naioni Bersama Perwakilan BKKBN, Kemenkes, Bappenas dan Kemendagri, adalah karena ingin melihat dan mendengar secara langsung apa yang menjadi Kendala yang dihadapi di lapangan, berkaitan dengan Percepatan Penurunan Stunting ditingkat Puskesmas.
” Kami ingin lebih memantau melihat dan mendengar secara langsung apa sih yang menjadi Kendala dan hambatan yang dialami teman-teman Nakes dilapangan, nanti apa yang terjadi realnya dilapangan bisa teman-teman sampaikan apa adanya, sehingga kunjungan kali ini kami bisa mendapat masukan atau banyak Rekomendasi untuk kami bawa dirapat ditingkat Pusat ” tegas Tania.
Berlanjut pada sambutan terakhir sekaligus membuka kegiatan ini secara resmi oleh Camat Alak, yang diwakili oleh Ika Wadu selaku Perwakilan Pemerintah Kecamatan Alak.
” Mewakili Pak Camat yang berhalangan hadir ijinkanlah saya untuk menyampaikan pesan dari Pak Camat Alak, yang mengapresiasi semangat dari para Nakes dan semua Kader Posyandu ditiap Kelurahan untuk bersinergi dalam upaya penurunan Stunting ini, dan dengan memohon Ridho Tuhan yang Maha Esa saya nyatakan acara ini dibuka secara resmi ” pungkas Ika, disambut Tepuk tangan yang meriah.