PATROLICIA COM.kota Kupang- Guna mengentaskan persoalan stunting, pemerintah Kota Kupang terus berupaya untuk mencari solusi terbaik.
Salah satu strategi yang sedang tengah diupayakan adalah mencari orang tua asuh bagi bayi penderita stunting dan ibu hamil yang energinya kurang atau stamina gizinya tidak ada.
“Kami sudah rembuk dengan lintas sektor, untuk mencari semacam donatur yang mau menjadi orang tua asuh bagi bayi penderita stunting,” jelas Kepala Puskesmas Penfui, dr. Haryono, Rabu 16 November 2022(17/11/2022).
Kata Haryono, sudah ada pertemuan antara pihak Puskesmas dengan pihak kecamatan dan kelurahan untuk membahas terkait donatur orang tua asuh ini.
“Bahkan saya sudah mendapat informasi dari Pak Lurah bahwa sudah ada orang yang mau menjadi orang tua asuh, hanya saya belum dapat MoU terkait hal itu. Mungkin itu antara Pak Lurah dengan pihak yang bersangkutan. Yang penting saya sudah menyampaikan data yang dibutuhkan di masing-masing kelurahan terkait stunting ini,” terangnya.
Meskipun belum terlalu banyak orang tua asuh yang didapatkan, tambah Haryono, namun ia merasa bersyukur karena sudah ada orang yang ikhlas untuk mau menjadi orang tua asuh bagi bayi penderita stunting.
Haryono berharap, penyelesaian persoalan stunting ini bisa menjadi perhatian bersama semua elemen masyarakat sehingga target untuk menekan angka stunting serendah mungkin bisa diwujudkan.
“Masalah stunting ini memang tidak bisa diserahkan kepada satu pihak saja, atau kepada pemerintah saja. Karena dari sisi anggaran, misalnya, dana pemerintah juga terbatas. Kita butuh kerja sama berbagai pihak, khususnya dari pihak swasta. Kita berharap dengan adanya upaya untuk menemukan orang tua asuh bagi penderita stunting ini, banyak pihak yang akan memberi kontribusi untuk pemberantasan stunting,” pungkasnya.