Lion Air Dukung UMKM dan Pariwisata NTT, Gubernur Melki: Ini Kolaborasi Konkret untuk Ekonomi Rakyat

3,275

PATROLICIA COM PROPINSI NTT Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Lion Air Group menjajaki kerja sama strategis dalam memperkuat ekosistem UMKM dan pariwisata daerah. Hal ini terungkap dalam audiensi Area Manager Lion Air Group untuk NTT, Rinus T. Zebua, bersama jajaran, yang diterima langsung oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (22/7/2025).

Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting lingkup Pemprov NTT, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda NTT Flouri Rita Wuisan, Kepala BKD NTT Yosef Rasi, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Noldy Hosea Pellokila, Kadis PMD Viktor Manek, dan Kadis Perindag NTT Zet Soni Libing.

Dalam kesempatan tersebut, Lion Air Group memperkenalkan Program Parcel Preneur, sebuah inisiatif dukungan terhadap distribusi produk-produk unggulan UMKM lokal. Menurut Rinus, program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha kecil menengah di NTT agar produknya dapat menjangkau pasar lebih luas melalui jalur logistik udara.

“Sebagai maskapai yang telah lama hadir di NTT, kami merasa perlu berkontribusi langsung pada pembangunan ekonomi masyarakat. Parcel Preneur adalah wujud nyata dari dukungan kami bagi produk lokal,” ujar Rinus.

Sinkronisasi dengan Program Gubernur Melki-Johni

Gubernur Melki Laka Lena menyambut hangat inisiatif Lion Air Group dan berharap kerja sama ini dapat terintegrasi dengan dua program prioritas pemerintahannya, yakni Gerakan Beli NTT dan One Village One Product (OVOP).

“Kami sangat menghargai komitmen Lion Air. Kolaborasi seperti ini yang kita harapkan—nyata dan berdampak langsung pada pelaku UMKM. Kita perlu dorong agar produk lokal NTT tak hanya dikenal secara nasional, tapi juga bisa ekspor ke pasar internasional,” tegas Melki.

Dorong Pariwisata Lewat Udara

Selain aspek UMKM, Gubernur juga menyoroti pentingnya dukungan sektor penerbangan terhadap industri pariwisata NTT yang tengah berkembang pesat. Ia menekankan perlunya promosi terpadu destinasi wisata, kuliner, dan kerajinan lokal melalui jaringan penerbangan.

“Lion Air bisa menjadi mitra strategis kami dalam memperkenalkan kekayaan wisata NTT, dari pantai, pulau-pulau eksotis, hingga budaya lokal. Kita ingin wisatawan datang tidak hanya membawa pengalaman, tetapi juga membawa pulang produk-produk lokal kita,” kata Melki.

Komitmen Lion Air: Rute Baru dan Solusi Logistik

Dalam diskusi tersebut, Lion Air Group juga menyampaikan pembaruan terkait pengembangan konektivitas udara di NTT. Di antaranya adalah pembukaan dan optimalisasi rute Kupang–Lombok dan Kupang–Bima, yang dinilai dapat mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Lion Air turut menanggapi sejumlah keluhan terkait kendala pengiriman produk melalui Bandara El Tari dan bandara lainnya di wilayah NTT. Mereka menyatakan siap melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait guna mencari solusi logistik yang efisiensi