Upaya dalam memerangi Stunting dan gizi buruk terus gencar dilakukan oleh Pemerintah Kota(Pemkot) Kupang,

1,130

Patrolicia.com/ kota Kupang-            Upaya dalam memerangi Stunting dan gizi buruk terus gencar dilakukan oleh Pemerintah Kota(Pemkot) Kupang, hal yang sebenarnya penting dan tak boleh diabaikan adalah dimulai sejak bayi belum lahir, yaitu dengan menjaga asupan gizi dari sang ibu yang sedang hamil, demikian disampaikan oleh Camat Alak, yang akrab disapa Adi Pally, saat ditemui oleh media patrolicia .com diruangannya di Kantor Kecamatan Alak, Kota Kupang Jum’at (4/11/2022)

Menurut Adi Pally, sebagaimana arahan dari Pejabat Wali Kota Kupang, George Melkianus Hadjoh, SH, bahwa semua pihak termasuk para Camat dan Lurah se-Kota Kupang harus berkolaborasi dengan pihak tenaga kesehatan, Puskesmas, kader Posyandu di tiap RT, RW, dalam memerangi Stunting, atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kurangnya asupan makanan yang bergizi.

Menanggapi hal tersebut, menurut Camat yang dikenal tegas ini menjelaskan bahwa, pihaknya telah melakukan suatu terobosan berani dengan mengajak semua masyarakat juga ikut terlibat, yaitu program gerakan dua ribu rupiah per kepala keluarga, per bulan.

” Kami berusaha untuk bagaimana caranya bisa melakukan sebuah aksi nyata dalam sebuah gerakan, untuk mendukung upaya Pemerintah dalam mengatasi Stunting, yaitu dengan penggalangan dana atau gerakan dua ribu, Tentunya ini telah melalui sebuah diskusi dan kesepakatan bersama antara Lurah LPM dan perwakilan masyarakat, jadi ini bukan kemauan pribadi camat atau lurah tapi hasil keputusan bersama ” jelasnya.

Lebih lanjut Adi Pally juga menyatakan, bahwa pihaknya akan terus mendorong para Lurah di wilayahnya agar tetap melakukan edukasi kepada masyarakat, agar para orang tua jangan acuh tak acuh dengan perkembangan anak mereka, serta tentang pentingnya menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing, karena hanya dari lingkungan yang bersih juga kesehatan diri bisa terjaga.

Kebersihan lingkungan juga berkaitan langsung dengan kesehatan, karena jika lingkungannya bersih maka dipastikan masyarakatnya juga sehat, namun sebaliknya jika lingkungannya kotor, maka berbagai bakteri virus dan sumber penyakit akan mudah menyerang.

” Saya ingin menghimbau kepada para orang tua yang punya anak bayi serta masih balita, jangan abaikan soal kebutuhan makanan bergizi bagi anak, ingat anak adalah calon generasi penerus bangsa ini, sudah seharusnya mereka dipersiapkan sejak dini secara mental maupun fisik untuk dapat menjadi generasi yang hebat dan tangguh dimasa yang akan datang, serta ingat untuk selalu menjaga kebersihan, karena Bersih berarti sehat tapi kalau kotor maka akan jadi sumber penyakit ” pungkasnya.