Fatukoa Punya Potensi Lokal, TP PKK Didorong Jadikan Modal Kesejahteraan Keluarga

3,809

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT.          Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Fatukoa, Kota Kupang, didorong tidak sekadar menjalankan kegiatan rutin organisasi, tetapi mampu menjadi motor penggerak pemberdayaan keluarga dan masyarakat.

Peran tersebut dinilai penting untuk mendorong terciptanya keluarga yang lebih mandiri sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di tingkat kelurahan.

Harapan itu disampaikan dalam rangkaian pengukuhan TP PKK Kelurahan Fatukoa. Pengurus dan kader PKK diingatkan agar menjadikan organisasi tersebut sebagai mitra strategis pemerintah kelurahan dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

Sinergi dengan pemerintah kelurahan dan perangkat daerah juga diperlukan, terutama dalam menangani sejumlah persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat, seperti kesehatan keluarga, pencegahan stunting, kebersihan lingkungan, pendidikan, pangan, dan peningkatan ekonomi keluarga.

TP PKK Fatukoa juga diharapkan mampu mengembangkan berbagai potensi lokal yang selama ini hidup di tengah masyarakat. Potensi tersebut antara lain tenun ikat, tanaman pewarna alami kain adat, tarian tradisional, tutur budaya, hingga pemanfaatan tanaman di lingkungan rumah.

Potensi itu tidak hanya perlu dilestarikan sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif dan usaha rumah tangga.

“PKK harus mampu mengenali potensi yang ada di Kelurahan Fatukoa. Potensi itu harus digali, dikembangkan dan, jika memungkinkan, diolah menjadi kegiatan ekonomi yang memberi manfaat bagi keluarga,” demikian pesan dalam kegiatan tersebut.

Selain mengembangkan potensi lokal, kader PKK diminta mengoptimalkan pelaksanaan program pokok PKK melalui kelompok kerja (Pokja) I hingga IV. Setiap program diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi memberikan dampak nyata bagi keluarga hingga tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).

Inovasi juga menjadi salah satu kunci agar kegiatan PKK tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pengurus dan kader didorong menciptakan kegiatan yang sesuai dengan karakteristik Fatukoa sekaligus memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar.

Perkuat Gotong Royong

Dalam pelaksanaan tugasnya, TP PKK Fatukoa juga diminta memperkuat komunikasi dan kebersamaan antaranggota. Pertemuan rutin diharapkan tidak hanya menjadi agenda administratif, tetapi menjadi ruang untuk mengevaluasi kegiatan, bertukar gagasan, dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi warga.

Semangat gotong royong juga dinilai perlu terus dihidupkan. Kader PKK diharapkan dapat memberikan keteladanan kepada masyarakat melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan lingkungan.

Pengurus TP PKK juga diingatkan pentingnya membangun kedekatan dengan masyarakat. Istri atau suami dari ketua RT maupun RW diharapkan dikenal oleh warga di lingkungannya sehingga komunikasi antara pengurus dan masyarakat dapat berjalan lebih baik.

Kedekatan tersebut bukan dimaksudkan untuk mencari penghormatan, melainkan untuk memastikan keberadaan pengurus dapat dirasakan dan diketahui masyarakat.

“Ini merupakan langkah awal dalam pengabdian kepada masyarakat, Pemerintah Kota Kupang, dan negara. Karena itu, mari bekerja dengan semangat dan tidak mudah terpengaruh oleh masukan yang tidak produktif,” pesan tersebut.

TP PKK merupakan gerakan pemberdayaan yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Karena itu, keberhasilan programnya sangat bergantung pada kemampuan kader membangun kolaborasi dan menggerakkan masyarakat.

Program pokok PKK mencakup penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, serta pendidikan dan kebudayaan.

Penguatan peran perempuan dalam pembangunan juga menjadi bagian penting dari keberadaan TP PKK. Melalui organisasi tersebut, perempuan memiliki ruang yang lebih luas untuk berkontribusi dalam pembangunan keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
pembangunan keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

Dengan kepengurusan yang baru dikukuhkan, TP PKK Kelurahan Fatukoa diharapkan mampu menerjemahkan program organisasi menjadi kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ketua dan seluruh pengurus adalah satu tim kerja. Karena itu, mari bergerak bersama agar keberadaan TP PKK benar-benar berdampak bagi pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga di Kelurahan Fatukoa,” demikian pesan penutup dalam kegiatan tersebut.(Rjb)