Yosef Lede: Kupang Emas Bukan Sekadar Nama, tetapi Jalan Menuju Kesejahteraan Rakyat

3,775

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Pemerintah Kabupaten Kupang memperkuat pembangunan sektor pertanian melalui penyaluran bantuan sarana produksi dan peralatan kepada kelompok tani. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan program Kupang Emas, dengan mendorong produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap petani yang selama ini berperan penting dalam menopang perekonomian masyarakat Kabupaten Kupang.

Bantuan yang disalurkan mencakup 10 unit pompa air, satu unit alat pengering jahe, tiga unit tandon air, serta dua unit alat pembuat virgin coconut oil (VCO) untuk kelompok tani. Petani juga memperoleh satu unit alat penyemprot tanaman atau handsprayer.

Selain peralatan, pemerintah daerah memberikan dukungan berupa benih cabai, pupuk, dan mulsa untuk satu kelompok tani. Bantuan benih jagung dialokasikan kepada enam kelompok tani, sedangkan benih padi diperuntukkan bagi empat kelompok tani.

Berbagai bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan produksi pertanian, membantu petani mengatasi kendala ketersediaan air, serta meningkatkan pengolahan hasil pertanian agar memiliki nilai tambah.

Dalam kegiatan di Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Senin (19/10/2026), Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan bahwa program Kupang Emas tidak sekadar mengejar pembangunan secara fisik, tetapi harus menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.

Menurut dia, keberhasilan pembangunan daerah harus diukur dari kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk petani, nelayan, serta pelaku usaha di sektor lainnya.

Yosef mengajak masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Ia menekankan bahwa pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat agar agenda pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Program Kupang Emas, lanjutnya, mencakup berbagai sektor potensial, antara lain pertanian, perikanan, dan pariwisata. Seluruh sektor tersebut perlu dikembangkan secara bersama-sama agar mampu menjadi penggerak perekonomian daerah.

Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Kupang harus bekerja keras untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan pembangunan antardaerah di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang Sofia Malelak De Haan menyampaikan apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dukungan terhadap sektor pertanian dinilai penting karena sebagian masyarakat Kabupaten Kupang menggantungkan kehidupan mereka pada kegiatan usaha tani.

Meski demikian, keberhasilan program bantuan tidak hanya ditentukan oleh jumlah sarana yang disalurkan. Pemanfaatan peralatan secara tepat, pendampingan kepada kelompok tani, serta keberlanjutan ketersediaan benih dan sarana produksi juga menjadi faktor penting.

Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat koordinasi dengan DPRD, penyuluh pertanian, dan kelompok tani agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dengan penguatan sektor pertanian yang disertai pendampingan dan pengembangan akses pasar, program Kupang Emas diharapkan mampu meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperluas manfaat pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.(Rjb)