Sunday Market Buat Orang Kupang (SABOAK): Ruang UMKM Tumbuh, Wajah Ekonomi Rakyat Bersinar

PATROLICIA COM PROPINSI NTT.      Ribuan warga memadati Taman Nostalgia Kupang, Sabtu malam (26/7/2025), dalam rangkaian kegiatan Sunday Market Buat Orang Kupang (SABOAK) yang kini menjadi simbol baru kebangkitan ekonomi rakyat. Kegiatan yang sudah berjalan selama enam pekan ini menunjukkan antusiasme warga, sekaligus mempertegas peran pemerintah dalam menghidupkan kembali ruang-ruang publik sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.

Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., hadir bersama Komisaris PT Taspen, Fary Djemi Francis, perwakilan PT Pos Indonesia, dan Ketua DPRD Kota Kupang, menyambut langsung kunjungan kerja serta partisipasi para pemangku kepentingan dari pusat.

“Ini bukan hanya soal jual beli, tapi tentang silaturahmi, ekonomi kerakyatan, dan kebanggaan warga Kota Kupang. SABOAK adalah ruang hidup baru bagi UMKM lokal,” ujar Serena dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan hangat warga.

Sejak digagas oleh Pemerintah Kota Kupang, SABOAK telah menampilkan lebih dari 600 pelaku UMKM, menampilkan ragam produk lokal—dari tenun ikat, kuliner khas, hingga produk daur ulang kreatif. Total perputaran ekonomi selama enam pekan disebut telah mendekati angka Rp1 miliar, hasil kolaborasi dengan BUMN dan dukungan CSR berbagai lembaga.

Komisaris PT Taspen, Fary Francis, mengapresiasi konsep yang diusung pemerintah. Ia bahkan menyatakan dukungan nyata melalui bantuan awal sebesar Rp100 juta untuk mendukung operasional dan pengembangan pasar kreatif ini.

“Kota Kupang punya energi yang kuat. Ini bukan sekadar pasar, tapi tempat warga bertemu, tertawa, dan membangun mimpi. Kami siap mendukung agar ekonomi lokal terus bergerak,” kata Fary.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kupang menyebut SABOAK sebagai bukti nyata bahwa pembangunan tak bisa dijalankan sendirian. Kolaborasi antara eksekutif, legislatif, dan mitra pusat menjadi kunci suksesnya program.

“Kami akan terus mendukung. Dengan jaringan dan niat baik bersama, wajah Kota Kupang akan berubah jauh lebih maju dalam lima tahun ke depan,” ujarnya optimistis.

Acara yang diisi dengan hiburan musik, bazar UMKM, dan dialog terbuka itu juga menjadi ajang warga menyampaikan ide, berdiskusi langsung dengan pejabat, dan menikmati suasana malam Kota Kupang yang hangat dan bersahabat.

Dengan semangat “Semakin Terang, Semakin Senang,” SABOAK bukan sekadar pasar mingguan—ia telah menjelma sebagai ikon harapan baru warga Kupang, tempat di mana ekonomi lokal tumbuh bersama kebersamaan dan kebanggaan akan identitas sendiri.(Rjb)


 

Sunday Market Buat Orang Kupang (SABOAK): Ruang UMKM TumbuhWajah Ekonomi Rakyat Bersinar