PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Solidaritas tidak selalu berhenti pada bantuan. Pesan itulah yang dibawa Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, ketika menyusuri sejumlah wilayah yang terdampak gempa di Pulau Flores.
Selama lima hari, Christian mendatangi enam kabupaten, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ende, dan Sikka. Ia tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga melihat langsung kondisi warga serta mendengarkan kebutuhan masyarakat setelah bencana.
Kehadiran kepala daerah dari wilayah yang tidak terdampak langsung gempa itu mendapat apresiasi dari sejumlah pemimpin daerah dan wakil rakyat di Nusa Tenggara Timur.
Bagi mereka, kunjungan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar distribusi bantuan. Kehadiran langsung di tengah warga dinilai menjadi bentuk dukungan moral bagi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
Christian dalam perjalanan tersebut didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Kupang Ernes S. Ludji dan Pelaksana Tugas Kepala Bagian Umum Setda Kota Kupang Hubertus Mani.
Tidak Sendirian
Apresiasi antara lain datang dari Bupati Manggarai Timur Agas Andreas. Saat menerima rombongan Pemerintah Kota Kupang di Posko Penanggulangan Bencana Kabupaten Manggarai Timur, Borong, Rabu (26/8), Agas menyebut kunjungan Christian sebagai bentuk kepedulian yang jarang ditemui.
Menurut Agas, Christian merupakan kepala daerah dari wilayah yang tidak terdampak bencana yang datang langsung untuk melihat kondisi masyarakat korban gempa.
“Bapa Wali Kota menjadi kepala daerah pertama di NTT yang tidak terdampak yang sudah mau turun langsung melihat kami di sini,” kata Agas.
Ia mengatakan, kunjungan tersebut membuat masyarakat korban bencana merasa mendapat perhatian dari saudara mereka di daerah lain.
“Kami merasa terhibur, karena masih ada saudara-saudara yang punya kepedulian terhadap duka kemanusiaan yang menimpa kami,” ujarnya.
Bagi Agas, bantuan memang penting. Namun, kehadiran seorang pemimpin di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah juga memberikan kekuatan psikologis bagi korban.
Ketulusan Kemanusiaan
Apresiasi senada disampaikan Anggota DPRD Provinsi NTT dari daerah pemilihan Manggarai Raya, Yohanes Rumat.
Ia menilai keputusan Christian untuk datang langsung ke wilayah terdampak menunjukkan kesederhanaan sekaligus ketulusan dalam merespons bencana.
“Sebagai tuan rumah, saya menyampaikan terima kasih yang luar biasa kepada Bapak Wali Kota Kupang. Karena kesederhanaan, ketulusan dan nilai kemanusiaannya, beliau bisa turun ke wilayah terdampak bencana,” ujar Yohanes.
Menurut Yohanes, kepedulian terhadap korban bencana seharusnya tidak dibatasi oleh wilayah administratif. Ketika sebagian masyarakat NTT tertimpa musibah, daerah lain juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut merasakan penderitaan tersebut.
Ia bahkan memberikan penilaian tinggi terhadap langkah Christian dibandingkan kepala daerah lain di NTT.
“Menurut saya, dari 22 kepala daerah kabupaten/kota, Wali Kota Kupanglah yang terbaik,” kata Yohanes.
Perjalanan Christian ke enam kabupaten tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa penanganan bencana tidak hanya membutuhkan bantuan berupa barang dan kebutuhan dasar. Kehadiran, perhatian, serta solidaritas antardaerah menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat melewati masa sulit setelah gempa.(Rjb)