238 Ton Beras Disalurkan ke Amarasi Raya, Bupati Kupang Dorong Petani Perkuat Ketahanan Pangan

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Pemerintah Kabupaten Kupang menyalurkan 238,14 ton bantuan pangan beras tahap II periode Juli–September 2026 kepada masyarakat di wilayah Amarasi Raya, Nusa Tenggara Timur, Kamis (24/9/2026).

Bantuan tersebut menyasar empat wilayah kecamatan, yakni Amarasi, Amarasi Timur, Amarasi Selatan, dan Amarasi Barat. Penyaluran dilakukan di tengah musim kemarau yang masih berlangsung di sejumlah wilayah Kabupaten Kupang.

Bupati Kupang Yosef Lede mengatakan bantuan beras tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat. Meskipun produksi pertanian masyarakat pada tahun ini dinilai cukup baik, pemerintah tetap perlu mengantisipasi kemungkinan kemarau berlangsung lebih panjang.

“Walaupun hasil pertanian tahun ini cukup bagus, kita tetap harus mempersiapkan diri menghadapi kemarau yang panjang. Bantuan ini merupakan stimulan pemerintah untuk membantu masyarakat dan memastikan ada persediaan pangan,” kata Yosef.

Menurut dia, bantuan pangan tidak boleh dipandang sebagai satu-satunya solusi ketahanan pangan. Pemerintah dan masyarakat perlu memperkuat produksi pertanian agar kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari hasil produksi sendiri.

Karena itu, Yosef meminta pemerintah kecamatan dan desa segera mendata kelompok tani yang membutuhkan bantuan benih padi dan jagung.

Untuk komoditas jagung, pemerintah daerah menargetkan dukungan benih hingga lima ton untuk setiap kecamatan.

“Tanam sebanyak-banyaknya dan jangan takut tidak laku. Pemerintah akan terus berupaya agar hasil produksi petani dapat terserap sesuai dengan kebijakan harga yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Yosef juga mendorong petani menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi lahan dan ketersediaan air. Langkah tersebut dinilai penting agar produksi pertanian tetap berjalan meski menghadapi keterbatasan air saat musim kemarau.

Selain meningkatkan produksi, pemerintah daerah juga mendorong masyarakat menjaga keberlanjutan lingkungan. Yosef mengingatkan masyarakat agar mengurangi praktik pembakaran lahan serta memperbanyak penanaman tanaman jangka panjang.
“Jangan hanya hebat menebang, tetapi kita juga harus hebat menanam.

Tanaman jangka pendek untuk kehidupan kita hari ini, tetapi tanaman jangka panjang untuk masa depan anak dan cucu kita,” katanya.

Pertanian dan ketersediaan Air 

Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Rildy Amtiran, mengapresiasi penyaluran bantuan pangan ke wilayah Amarasi Raya. Menurut dia, luas wilayah Kabupaten Kupang membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.

Rildy menilai sektor pertanian perlu mendapat perhatian lebih besar karena sebagian kebutuhan pangan masyarakat masih dipasok dari luar daerah.

Penguatan produksi pertanian, menurut dia, bukan hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga dapat membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

“Kalau pertanian berjalan terus, hasilnya juga bisa dirasakan terus. Karena itu, mungkinkah kita mulai mengubah sedikit pola kita dan lebih mengembangkan pertanian?” ujarnya.

Ia mengatakan persoalan ketersediaan air menjadi salah satu tantangan utama pengembangan pertanian di Amarasi Raya. Karena itu, pembangunan dan penguatan infrastruktur pendukung pertanian, terutama sarana air, perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Penyaluran 238,14 ton beras tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dalam jangka pendek. Sementara dalam jangka panjang, pemerintah daerah diarahkan memperkuat produksi pertanian, dukungan benih, ketersediaan air, serta perlindungan lingkungan sebagai fondasi ketahanan pangan Kabupaten Kupang.

Penyaluran bantuan turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Sarlin Lado, Kepala Dinas Peternakan Oktaviana Manulangga, Kepala Dinas Sosial Yulius Taklal, Kepala Dinas Perindagkop UKM Charles Abineno, Kepala Bagian Protokol Benidiktus Selan, serta Camat Amarasi Nofi E. Radja, Camat Amarasi Timur Anitah Nautani, Camat Amarasi Selatan Alselinda Langkameng, Camat Amarasi Barat Desy Tupa, para kepala desa dan lurah.

238 Ton Beras Disalurkan ke Amarasi RayaBupati Kupang Dorong Petani Perkuat Ketahanan Pangan