Gerindra Ingatkan Kepala Daerah di Sumut Hindari Kebijakan Tak Populis Bobby Nasution Paparkan Progres Program Asta Cita Prabowo-Gibran

3,507

PATROLICIA COM PROPINSI NTT.        Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengingatkan para kepala daerah yang merupakan kader partai di Sumatera Utara untuk menghindari kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat. Setiap langkah pemerintahan, katanya, harus berorientasi pada kepentingan rakyat.

Pesan itu disampaikan Dasco dalam acara Bimbingan Teknis Partai Gerindra Sumut di Hotel Emerald Garden, Medan, Sabtu (9/8/2025). “Seluruh kepala daerah yang merupakan kader Partai Gerindra agar jangan membuat kebijakan tidak populis. Kita harus membuat kebijakan yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya dalam rilis yang diterima Kompas, Senin (11/8/2025).

Dasco yang juga menjabat Wakil Ketua DPR RI menekankan, kebijakan yang bermanfaat akan menjadi bukti bahwa kehadiran pemimpin di daerah memberi dampak nyata. “Kita tidak boleh euforia, kita tetap bekerja, mendekatkan diri ke masyarakat, baik sebagai kader, anggota DPRD, maupun kepala daerah yang membawa nama Partai Gerindra di daerah masing-masing,” katanya.

Bobby Nasution Tegaskan Komitmen
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan kesiapannya menyukseskan program-program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Partai Gerindra telah memberikan kepercayaan kepada saya. Kepercayaan ini akan dibuktikan melalui kerja yang baik dan menjadi kader yang baik,” ujar Bobby.

Bobby memaparkan capaian sejumlah program Asta Cita di Sumut. Salah satunya kebijakan penetapan harga komoditas gabah kering Rp 6.500 per kilogram dan jagung Rp 5.500 per kilogram, yang menurutnya sangat diapresiasi petani.

Selain itu, Pemprov Sumut menargetkan pembangunan 1.700 unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Saat ini sudah beroperasi 77 dapur, dan pada akhir 2025 ditargetkan mencapai 200 unit.

Program lain adalah pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP). Hingga kini, telah berdiri 6.110 koperasi di desa dan kelurahan dengan omzet mencapai Rp 2 miliar.

Bobby juga menyinggung program Sekolah Rakyat (SR) yang telah berjalan di Sumut, termasuk di Kota Padangsidimpuan yang menyediakan jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA/SMK.