PATROLI CIA COM PROVINSI NTT. Wali Kota Kupang, Cristian Widodo, menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen dalam membangun daerah di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan. Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Kabupaten Kupang dan Kota Kupang yang berlangsung di Hotel Aston Kupang, Selasa (21/4/2026).
Dalam sambutannya, Cristian menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan berbagai pihak. Ia menyebut sinergi antara pemerintah, partai politik, komunitas, serta tokoh agama menjadi kunci utama untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
“Kalau ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tapi kalau ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama,” ujar Cristian, mengutip filosofi kebersamaan untuk menggambarkan pentingnya kerja kolektif.
Menurut dia, musyawarah mufakat merupakan jalan kebijaksanaan yang harus terus dijaga dalam setiap proses pengambilan keputusan. Ia juga menilai perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang dapat menciptakan harmoni jika dikelola dengan baik.
Cristian mengibaratkan kolaborasi sebagai sebuah karya seni atau lagu, di mana setiap unsur memiliki peran berbeda, namun dapat menghasilkan sesuatu yang indah jika disusun secara proporsional.
“Harmoni bukan berarti semua harus sama. Justru dari perbedaan itulah kita bisa menciptakan kekuatan bersama untuk membangun daerah,” katanya.
Ia berharap Muscab tersebut mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat, relevan dengan tantangan zaman, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat. Pada akhirnya, kata dia, tujuan utama dari setiap proses politik bukan sekadar kekuasaan, melainkan menghadirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi rakyat.
Menutup sambutannya, Cristian mengajak seluruh peserta untuk menjadikan forum musyawarah sebagai momentum memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.
“Semoga musyawarah ini menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan membawa kemajuan bagi daerah,” ujarnya.(Rjb)