Pemilihan Rektor Undana Memanas: Tiga Guru Besar Berebut Kursi, Kemendiktisaintek Pastikan Proses Bersi

2,893

PATROLICIA COM PROPINSI NTT Pemilihan Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) memasuki babak penentuan. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Prof. Dr. Khairul Munadi, hadir langsung mewakili Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, untuk mengawal proses yang dinilai strategis bagi masa depan perguruan tinggi terbesar di Nusa Tenggara Timur itu.

Dalam sambutannya, Prof. Khairul menegaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai aturan. Ia menyebut dinamika dalam proses regenerasi kepemimpinan sebagai hal wajar yang justru menunjukkan sehatnya ekosistem akademik.

“Semua sudah diatur sesuai mekanisme. Proses regenerasi kepemimpinan selalu memiliki dinamika, dan hal ini menjadi model yang baik ke depan,” ujarnya.

Tiga Guru Besar Berebut Kendali Undana

Putaran kedua pemilihan rektor berlangsung hanya dalam satu hari dan langsung menentukan pemimpin Undana untuk empat tahun mendatang. Tiga kandidat yang bersaing ketat adalah:

Prof. Jefri S. Bale, Wakil Rektor IV

Prof. Malkisedek Taneo, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Prof. Apris A. Adu, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat

Ketiganya telah melalui penyampaian visi–misi, penilaian kompetensi, serta uji kelayakan oleh Senat Universitas. Prof. Khairul menegaskan bahwa siapa pun yang terpilih akan diharapkan membawa Undana ke level kualitas yang lebih baik.

“Saya yakin, siapapun yang terpilih akan membawa Undana Kupang ke arah yang lebih maju,” katanya.

62 Pemilih Tentukan Masa Depan Kampus

Sebanyak 61 anggota senat dan 1 perwakilan non-senat memberikan suara dalam pemilihan tertutup yang berlangsung Selasa (2/12/2025). Kehadiran perwakilan Kemendiktisaintek di ruang pemilihan menjadi penjamin bahwa transparansi dan integritas proses tetap terjaga.

Dirjen Diktisaintek mengingatkan bahwa penerimaan terhadap hasil pemilihan menjadi kunci stabilitas kampus.

“Siapa pun yang terpilih, semua pihak harus saling mendukung agar kampus ini berjalan dengan baik,” tegasnya.

Hasil Diumumkan Hari Ini

Berbeda dari beberapa perguruan tinggi lain, Undana langsung mengumumkan hasil pemilihan pada hari yang sama. Langkah ini dipilih untuk mempercepat konsolidasi manajemen dan memastikan roda akademik tidak terhambat oleh transisi kepemimpinan.

Prof. Khairul menutup sambutannya dengan pesan penting mengenai keberlanjutan kepemimpinan.

“Kita berharap Undana menyiapkan kaderisasi, memperkuat kolaborasi, dan memunculkan talenta-talenta baru untuk membawa kampus ini semakin maju,” ujarnya.

Dengan terpilihnya rektor baru, Undana Kupang diharapkan memperkokoh posisinya sebagai kampus rujukan di kawasan Indonesia Timur dan terus berkontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, serta pembangunan nasional.