Gerak Cepat Pemkot Kupang Benahi Jalan Rusak, DPRD Soroti Dampak Nyata bagi Keselamatan Warga

1

 

 

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Respons cepat Pemerintah Kota Kupang dalam memperbaiki ruas Jalan Oeleta Raya menuai apresiasi dari DPRD Kota Kupang. Langkah perbaikan yang segera dilakukan dinilai sebagai wujud kepekaan pemerintah daerah terhadap keluhan masyarakat sekaligus upaya menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Ratu Riwu Kaho, mengatakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menurunkan sejumlah alat berat dan mulai melakukan pekerjaan di lapangan. Menurut dia, tindakan tersebut mencerminkan responsivitas pemerintah dalam menangani persoalan infrastruktur dasar.

“Ini menunjukkan pemerintah mendengar aspirasi warga dan langsung bertindak,” ujar Roy.

Ia menambahkan, pada tahun anggaran 2026, Pemerintah Kota Kupang tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan rusak, tetapi juga mulai membangun sejumlah ruas jalan baru, terutama di kawasan pinggiran yang sebelumnya masih berupa jalan tanah.

Salah satu ruas yang menjadi prioritas pembangunan berada di Kelurahan Naimata. Jalan tersebut selama ini dikenal rawan kecelakaan dan diharapkan dapat segera ditingkatkan kualitasnya.

“Ruas jalan di Naimata akan dibangun dan menghubungkan wilayah tersebut dengan jalur 40. Ini penting untuk meningkatkan keselamatan sekaligus konektivitas antarwilayah,” kata Roy.

DPRD, lanjut dia, akan terus mendorong agar pembangunan infrastruktur jalan dilakukan secara merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah kota.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, Jack Puu, menjelaskan bahwa pekerjaan yang tengah berlangsung saat ini masih bersifat penanganan sementara. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi tingkat kerusakan jalan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna.

Penanganan dilakukan melalui penimbunan badan jalan menggunakan material pilihan sepanjang sekitar 400 meter pada titik-titik dengan kerusakan berat. Proses tersebut didukung penggunaan alat berat seperti grader dan vibro roller.

“Perbaikan ini bersifat sementara untuk memulihkan akses dan mengurangi risiko kecelakaan. Untuk penanganan permanen, akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran ke depan,” ujar Jack.

Perbaikan awal ini diharapkan dapat segera memperlancar mobilitas masyarakat, sembari menunggu realisasi pembangunan jangka panjang yang lebih komprehensif.(Rjb)