PATROLI CIA COM PROVINSI NTT. Upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat terus diperkuat. Universitas Nusa Cendana (Undana) bersama BPJS Kesehatan mematangkan langkah strategis agar operasional Rumah Sakit Umum (RSU) Undana dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat berjalan efektif tanpa hambatan teknis maupun administratif.

Kesepakatan tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang menitikberatkan pada kesiapan sistem pelayanan, mekanisme rujukan, serta integrasi layanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan proses transisi operasional RSU Undana berlangsung mulus sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan secara cepat dan berkualitas.
Selain memperkuat layanan rumah sakit, Undana juga mengembangkan model pelayanan kesehatan yang terintegrasi. Melalui klinik pratama yang berfungsi sebagai garda terdepan edukasi kepesertaan JKN bagi mahasiswa dan sivitas akademika, pasien yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat dirujuk ke layanan spesialistik di RSU Undana.
Model tersebut menempatkan Undana sebagai salah satu pelopor kawasan kampus yang membangun budaya sadar jaminan kesehatan sekaligus memperluas akses pelayanan medis yang berkelanjutan.
Untuk mendukung keberhasilan program itu, Undana dan BPJS Kesehatan sepakat menjalankan strategi sosialisasi terpadu kepada masyarakat. Sosialisasi akan difokuskan pada pemahaman mengenai prosedur pelayanan, manfaat kepesertaan JKN, serta keberadaan RSU Undana sebagai fasilitas kesehatan yang siap melayani peserta BPJS Kesehatan.
Kehadiran RSU Undana diharapkan menjadi pilihan baru bagi masyarakat Kota Kupang dan Kabupaten Kupang dalam memperoleh layanan kesehatan rujukan. Di sisi lain, rumah sakit ini juga diproyeksikan membantu mengurangi kepadatan pasien yang selama ini terpusat di sejumlah rumah sakit rujukan utama di wilayah tersebut.
Dengan dukungan sistem pelayanan yang terintegrasi dan kolaborasi yang kuat antara institusi pendidikan, rumah sakit, dan BPJS Kesehatan, RSU Undana diharapkan mampu memperkuat jaringan layanan kesehatan di Nusa Tenggara Timur sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta JKN.(Rjb)