PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Upaya memperkuat pembangunan ekonomi daerah melalui sinergi antara dunia pendidikan dan sektor keuangan kian menguat. Bank NTT dan Universitas Nusa Cendana (Undana) menjajaki kerja sama strategis yang tidak hanya berorientasi pada modernisasi layanan keuangan kampus, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur.

Ketua DPRD NTT, Aloysius, menilai kolaborasi antara lembaga pendidikan tinggi dan bank pembangunan daerah merupakan langkah penting dalam menciptakan ekosistem pembangunan yang berkelanjutan. Menurut dia, kerja sama tersebut dapat menjadi instrumen untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah berbasis pengetahuan dan teknologi.
“Kerja sama ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan pendidikan, penguatan sektor usaha rakyat, serta pembangunan ekonomi di NTT,” ujarnya.
Dukungan serupa disampaikan Bupati Kupang, Yosef Lede. Ia menegaskan bahwa sebagai bank pembangunan daerah, dana yang dikelola Bank NTT harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, kemitraan dengan Undana dipandang sebagai langkah strategis untuk menghadirkan inovasi sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih modern dan produktif.
Menurut Yosef, sinergi antara institusi akademik dan sektor perbankan dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru yang mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia serta memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha lokal.
Kerja sama tersebut juga menjawab kebutuhan modernisasi tata kelola keuangan perguruan tinggi yang menuntut efisiensi dan transparansi semakin tinggi. Integrasi teknologi perbankan berbasis data dinilai mampu menyederhanakan berbagai proses administrasi keuangan, termasuk layanan pembayaran bagi lebih dari 30 ribu mahasiswa Undana.
Selain meningkatkan efektivitas birokrasi kampus, sistem keuangan yang terintegrasi diharapkan dapat mempercepat pengelolaan dan penyerapan anggaran operasional perguruan tinggi secara lebih akuntabel.
Di sisi lain, kolaborasi ini membuka peluang lebih besar bagi hilirisasi hasil riset akademik. Melalui pendampingan dosen dan dukungan pembiayaan dari Bank NTT, pelaku UMKM di berbagai daerah di NTT berpotensi memperoleh akses modal, pelatihan, serta inovasi yang dapat meningkatkan daya saing usaha mereka.
Sinergi Bank NTT dan Undana dinilai menjadi contoh bagaimana kemitraan antara lembaga keuangan daerah dan perguruan tinggi dapat menghasilkan manfaat ganda: memperkuat tata kelola institusi pendidikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara lebih inklusif dan berkelanjutan.(Rjb)