PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mempercepat transformasi ekonomi dan keuangan digital di daerah dengan menggelar Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026. Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu dilaksanakan melalui berbagai agenda edukasi, promosi, dan perluasan penggunaan transaksi non-tunai di sejumlah wilayah NTT.
Rangkaian kegiatan PQN telah dimulai sejak 4–8 Agustus 2026 melalui Garuda Sakti Cross Border Fest 2026 di Atambua, Kabupaten Belu. Dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 2.977 transaksi menggunakan QRIS, sekaligus menjadi momentum edukasi kepada masyarakat mengenai kemudahan pembayaran digital dan pentingnya prinsip Peduli, Kenali, dan Adukan (PeKA) dalam bertransaksi secara aman.
Tidak hanya di kawasan perbatasan, BI NTT juga menggandeng Pemerintah Kabupaten Sikka untuk memperluas penggunaan QRIS dalam pembayaran tiket pertandingan Liga Pelajar Soeratin U-17 dan Pertiwi yang berlangsung sepanjang Agustus 2026. Langkah ini dinilai sebagai upaya mendorong masyarakat semakin terbiasa menggunakan sistem pembayaran digital dalam berbagai aktivitas.
Di Kota Kupang, BI NTT memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna meningkatkan adopsi transaksi non-tunai di tengah masyarakat. Pada 11–13 Agustus 2026, BI NTT mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Pertanian Kota Kupang serta Pekan Panutan Pajak yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah Kota Kupang.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS memperoleh berbagai suvenir menarik sebagai bentuk apresiasi sekaligus dorongan untuk meningkatkan penggunaan sistem pembayaran digital.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT menilai, perluasan implementasi QRIS tidak hanya bertujuan menghadirkan kemudahan transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperkuat inklusi keuangan dan mendorong efisiensi ekonomi masyarakat.
Edukasi digital juga diperluas hingga kawasan perbatasan negara. BI NTT akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, dan PLBN Napan untuk menggelar sosialisasi QRIS serta pelindungan konsumen pada 13–14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat perbatasan mengenai manfaat transaksi digital yang aman, cepat, dan efisien, sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran non-tunai di wilayah terdepan Indonesia.
Puncak perayaan PQN 2026 akan berlangsung pada 14–17 Agustus 2026 melalui penyelenggaraan QRIStreet Festival x Takuju Market Vol. 5 di halaman Swiss-Belcourt Kupang. Dalam festival tersebut, berbagai pelaku UMKM lokal akan dilibatkan dan seluruh tenant diwajibkan menerima pembayaran menggunakan QRIS.
Selain menjadi ajang promosi produk UMKM, festival itu juga menghadirkan berbagai permainan digital dengan transaksi QRIS hanya Rp1. Konsep tersebut melanjutkan kesuksesan Kupang Digital Fest 2026 yang sebelumnya mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Bank Indonesia NTT berharap seluruh rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026 dapat menjadi momentum penting untuk mempercepat digitalisasi ekonomi daerah. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, penggunaan QRIS diharapkan semakin meluas sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan modern di Nusa Tenggara Timur.(Rjb)