Lurah Oesapa Bangun Koordinasi Dengan Stakeholders Untuk Atasi Stunting

1,123

 

KOTA KUPANG, PATROLICIA.COM – Kepala Kelurahan (Lurah) Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kiai Kia aktif membangun komunikasi dan koordinasi serta kolaborasi dengan stakeholders terkait di Kota Kupang untuk mengatasi stunting dan atau menekan angka stunting di Kelurahan Oesapa. Kiai Kia, mengatakan bahwa pihaknya akan terus berusaha menekan angka stunting serendah mungkin.

Demikian disampaikan Lurah Oesapa, Kiai Kia saat dijumpai tim media ini di Kantor Lurah Oesapa, Jl. Adi Sucipto, Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, pada Rabu (16/11/2022).

“Kita terus melakukan koordinasi dan kolaborasi, terutama dengan nakes (tenaga kesehatan), khususnya dengan tim gizi dari Puskesmas untuk tangani stunting, tekan angka stunting di kelurahan ini (Kelurahan Oesapa, red),” terangnya.

Menurut Kiai, jumlah anak stunting di Kelurahan Oesapa sebanyak 373 orang dari 1.501 orang pada Agustus 2022. “Prosentasenya sekitar 24 persen,” imbuhnya.

Kia mengungkapkan, pihaknya saat inisedang meminta stafnya mendata semua penderita stunting lengkap dengan alamatnya, supaya dapat pihaknya dapat lebih mudah mencarikan orang tua asuhnya bagi setiap anak stunting.

“Saya minta data para penderita stunting itu by name by address, supaya orang tua asuh yang kita cari itu adalah mereka yang berada di sekitar tempat tinggal penderita stunting. Agar yang diasuh itu tidak hanya materi tetapi batin juga. Maksudnya kalau dia kasih barang atau materi, sesekali dia juga kunjungi anak yang diasuhnya supaya bisa tahu perkembangannya,” paparnya.

Langkah menemukan orang tua asuh bagi anak stunting berdasarkan permintaan Dinas Kesehatan Kota Kupang, yang isinya meminta pihak Kelurahan Oesapa untuk mencari orang tua asuh bagi anak penderita stunting.

“Mencari bapak asuh itu bisa, tetapi saya menyarankan waktu itu, kita harus samakan persepsi dulu. Misalkan nanti bapak asuh kasih duit, lalu siapa yang kelola?Pertanggungjawabannya seperti apa? Juga, seandainya dia (bapak asuh, red) drop barang, nanti pertanggungjawabannya bagaimana? Kita harus sepakat laporan kepada para bapak asuh ini seperti apa? Ini yang kita harus sepakat, supaya kita satu irama-lah,” jelasnya. (Rjb)