PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Di tengah upaya masyarakat Flores memulihkan diri setelah gempa bumi, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat kehadirannya di sejumlah daerah terdampak. Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, BRI memastikan akses masyarakat terhadap layanan perbankan tetap terjaga.

Langkah tersebut dilakukan dengan mendatangi langsung sejumlah wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Direktur Operation BRI Hakim Putratama dan Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya, didampingi Regional CEO BRI Region 17 Denpasar Hery Noercahya, meninjau kondisi lapangan sekaligus menyerahkan bantuan melalui program BRI Peduli.
Bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak. Bantuan tersebut antara lain berupa makanan siap saji, bahan kebutuhan pokok, air bersih, selimut, tikar, masker, dan sejumlah keperluan darurat lainnya.
Penyaluran bantuan telah menjangkau sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo. BRI menyatakan bantuan akan terus disalurkan secara bertahap dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi dan kebutuhan warga.
Kehadiran manajemen BRI tidak hanya ditujukan kepada masyarakat. Kondisi para pekerja BRI atau Insan BRILiaN yang terdampak gempa juga menjadi perhatian. Dukungan diberikan agar mereka dapat kembali menjalankan aktivitas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Di tengah situasi pascabencana, keberlanjutan layanan keuangan menjadi bagian penting dari pemulihan. Karena itu, BRI melakukan pemantauan terhadap kesiapan unit kerja, jaringan layanan, hingga AgenBRILink. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat tetap dapat melakukan transaksi dan memenuhi kebutuhan keuangan sehari-hari.
Regional CEO BRI Region 17 Denpasar Hery Noercahya mengatakan, kehadiran BRI di wilayah terdampak merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk hadir ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.
“BRI hadir secara langsung untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Bantuan terus kami sesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan yang ditemukan di lapangan,” kata Hery.
Menurut dia, selain bantuan kemanusiaan, BRI berkepentingan memastikan roda layanan perbankan tidak terhenti akibat bencana. Akses terhadap layanan keuangan tetap dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi berbagai keperluan selama masa tanggap darurat hingga pemulihan.
“Kami juga memastikan kondisi Insan BRILiaN yang terdampak serta kesiapan layanan BRI, termasuk AgenBRILink. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses layanan perbankan meskipun berada dalam situasi yang penuh tantangan,” ujarnya.
Hery menilai pemulihan pascabencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak. Dibutuhkan koordinasi antara pemerintah, lembaga, dunia usaha, dan masyarakat agar kebutuhan warga terdampak dapat ditangani secara lebih cepat.
BRI pun menyatakan akan terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Penyaluran bantuan akan dilanjutkan sesuai kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah terdampak.
“Kami akan terus bergerak bersama masyarakat. Harapannya, bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban warga dalam melewati masa pemulihan,” kata Hery.(Rjb)