PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 di Nusa Tenggara Timur ditutup dengan catatan positif. Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) menunjukkan antusiasme masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah semakin kuat.

PQN 2026 di NTT resmi berakhir pada 17 Agustus 2026. Penutupan berlangsung di halaman Swiss-Belcourt Kupang, bertepatan dengan closing ceremony QRISstreet Festival x Takuju Market Volume 5.
Selama penyelenggaraan kegiatan, transaksi QRIS dari lebih dari 35 UMKM tercatat mencapai 5.633 transaksi dengan nilai sekitar Rp203 juta. Angka tersebut menunjukkan bahwa pembayaran digital mulai menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk dalam kegiatan usaha UMKM.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT Adidoyo Prakoso mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia dengan komunitas kreatif di Kota Kupang untuk memperluas penggunaan QRIS sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai transaksi digital yang aman.
Menurut dia, perluasan penggunaan QRIS tidak hanya memberikan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM lokal untuk mengembangkan usaha melalui ekosistem ekonomi digital.
Antusiasme masyarakat juga terlihat dalam QRISstreet Festival x Takuju Market Volume 5. Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan konsumen sekaligus mendorong pemanfaatan pembayaran nontunai.
Bank Indonesia NTT juga menilai digitalisasi perlu diikuti dengan penguatan perlindungan konsumen. Karena itu, pada momentum penutupan PQN 2026 dilakukan penandatanganan kerja sama antara BI NTT, Bank NTT, BP3MI Provinsi NTT, dan LLDIKTI Wilayah XV.
Melalui kerja sama tersebut, para mitra diharapkan menjadi perpanjangan tangan Bank Indonesia dalam memperluas penerimaan transaksi nontunai serta meningkatkan pemahaman dan perlindungan konsumen di berbagai wilayah NTT.
Selain itu, BI NTT mengumumkan pemenang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 untuk kategori kuliner legend dan hidden gem dari NTT. Pemenang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 selanjutnya akan mewakili NTT dalam kompetisi tingkat wilayah Balinusra.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan digitalisasi sistem pembayaran dengan pengembangan ekonomi lokal. Bagi NTT, perluasan QRIS diharapkan tidak berhenti pada peningkatan jumlah transaksi, tetapi turut memperkuat UMKM dan memperluas akses masyarakat terhadap ekonomi digital.(Rjb)