PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Solidaritas untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur, terus mengalir. Keluarga besar Otoritas Jasa Keuangan melalui Ikatan Pegawai Otoritas Jasa Keuangan (IPOJK) menghimpun dan menyalurkan donasi sebesar Rp635 juta untuk membantu pemulihan masyarakat dan fasilitas umum pascabencana.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Sekretaris Jenderal IPOJK Mufli Asmawidjaja kepada Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi NTT Zet Sony Libing dalam kegiatan yang digelar secara daring, Kamis (10/9/2026).
Dari total donasi tersebut, Rp310 juta dialokasikan untuk bantuan pangan, sedangkan Rp325 juta diperuntukkan bagi renovasi fasilitas umum yang terdampak gempa.
Bantuan pangan sebelumnya telah disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT dalam dua tahap, yakni pada 21 dan 26 Agustus 2026. Bantuan tersebut antara lain berupa sembako, selimut, dan sejumlah kebutuhan dasar masyarakat.
Kepala OJK Provinsi NTT Yan Jimmy Hendrik Simarmata mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang dikoordinasikan bersama BPBD Provinsi NTT. Tahap berikutnya akan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan barang sekaligus mendukung perbaikan fasilitas umum yang terdampak bencana.
Sekretaris Jenderal IPOJK Mufli Asmawidjaja mengatakan, donasi tersebut tidak sekadar bernilai secara material. Menurut dia, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian dan pesan kebersamaan dari seluruh insan OJK kepada masyarakat Flores yang sedang menghadapi masa pemulihan.
“Bantuan ini bukan semata-mata tentang angka. Di dalamnya terdapat doa, kepedulian, serta pesan dari seluruh pegawai OJK bahwa masyarakat tidak menghadapi masa sulit ini sendirian,” ujar Mufli.
Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTT Zet Sony Libing menyampaikan apresiasi atas kepedulian keluarga besar OJK. Pemerintah Provinsi NTT, kata dia, akan memastikan bantuan tersebut dimanfaatkan secara tepat sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, dan seluruh masyarakat NTT, khususnya masyarakat di Flores, kami menyampaikan terima kasih atas solidaritas, simpati, dan empati keluarga besar OJK,” kata Sony.
Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan bantuan senilai Rp635 juta tersebut benar-benar sampai pada kebutuhan masyarakat yang terdampak gempa.
Sementara itu, Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik OJK Darmansyah menekankan bahwa dana bantuan tersebut berasal dari kontribusi pribadi para pegawai OJK dan dihimpun melalui IPOJK.
“Bantuan ini dikumpulkan dari para pegawai, dari uang pribadi, dan bukan uang kantor, untuk menumbuhkan empati serta kepedulian kepada saudara-saudara kita,” ujarnya.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Ketua IPOJK Luthfy Zain Fuady, perwakilan Ikatan Istri Pegawai OJK (IIPOJK), Kepala OJK Provinsi Bali Parjiman, Kepala OJK Provinsi NTT Yan Jimmy Hendrik Simarmata, serta Romo Pankrasius selaku Koordinator Pembangunan Fasilitas.
Program OJK Peduli Flores menjadi bagian dari gerakan solidaritas keluarga besar OJK untuk merespons dampak gempa. Bantuan tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pemulihan fasilitas umum yang digunakan masyarakat.
Dukungan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat Flores setelah bencana.(Rjb)