BANSOS DESA SUMLILI DIDUGA TAK TEPAT SASARAN Warga Protes, Minta Bupati Turun Tangan

PATROLICIA COM PROPINSI NTT Penyaluran bantuan sosial (bansos) beras dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, menuai protes dari warga.
Mereka menilai daftar penerima yang dikirim pemerintah desa ke kantor pos tak tepat sasaran, bahkan diduga menguntungkan pihak yang sudah tergolong mampu.

Menurut keterangan warga, data penerima bansos berasal dari Kementerian Sosial di Jakarta, lalu diverifikasi pemerintah desa sebelum dikirim ke kantor pos.
“Nama-nama itu sudah ditandatangani kepala desa, camat, dan pihak terkait. Tapi yang jadi masalah, ada yang tergolong mampu justru menerima, sementara warga miskin malah tidak dapat,” kata salah satu warga

Aparatur Desa Terima Bansos

Warga menyoroti adanya penerima dari kalangan aparatur desa, pensiunan PNS, bahkan istri kepala desa yang mendapatkan bantuan beras dan Program Keluarga Harapan (PKH).
“Rumahnya seperti istana, tapi masih dapat bansos. Sementara kami yang penghasilan pas-pasan malah dicoret dari daftar,” keluhnya.

Kekecewaan warga memuncak ketika kedatangan Kepala Dinas Sosial dinilai belum memberikan solusi. Pertanyaan terkait transparansi data penerima disebut sebagai provokatif.
“Kami minta data penerima ditampilkan, tapi tidak direspons. Justru pertanyaan kami dianggap memprovokasi,” ungkap seorang warga lainnya.

Penyaluran Diduga Tak Merata

Selain masalah data, penyaluran bansos beras dinilai tidak merata. Ada penerima yang mendapatkan 10 kilogram, 20 kilogram, bahkan ada penyaluran tambahan pada malam hari kepada pihak tertentu.
Laporan warga mengenai ketidaksesuaian ini disebut belum mendapat tanggapan memadai dari pihak terkait.

Masyarakat mendesak Bupati Kupang turun tangan.
“Kami hanya ingin keadilan. Jangan sampai bansos yang seharusnya untuk warga tidak mampu justru jatuh ke tangan orang yang sudah berkecukupan,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa dan Dinas Sosial belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran di Desa Sumlil(rjb)

BANSOS DESA SUMLILI DIDUGA TAK TEPAT SASARAN Warga ProtesMinta Bupati Turun Tangan