PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Universitas Nusa Cendana (Undana) memperkuat sistem tata kelola melalui pengembangan manajemen risiko di lingkungan kampus. Langkah ini ditempuh untuk memastikan setiap kebijakan dan program berjalan lebih efektif, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penguatan tersebut ditandai dengan hadirnya para pengambil kebijakan yang telah memiliki sertifikasi profesional di bidang manajemen risiko. Mereka bertugas menyusun risk register sekaligus memetakan berbagai potensi risiko, baik yang bersifat operasional maupun keuangan, sebagai dasar pengambilan keputusan di setiap unit kerja.
Fakultas Hukum menjadi pelopor dalam penerapan sistem ini. Model tersebut selanjutnya diharapkan diterapkan secara bertahap di seluruh fakultas dan unit kerja di lingkungan Undana sehingga potensi persoalan dapat diidentifikasi dan ditangani sejak dini sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Penerapan manajemen risiko juga menjadi bagian dari upaya Undana memperkuat akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi. Dengan sistem pengendalian yang lebih terukur, kampus diharapkan mampu meminimalkan potensi pelanggaran sekaligus menjaga efektivitas pelaksanaan program-program strategis.
Bagi Undana, penguatan tata kelola bukan sekadar memenuhi aspek administratif. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam membangun budaya organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel sebagai bekal untuk mempercepat transformasi menuju World Class University.(Rjb)