Hotel dan Olahraga Bersinergi, SMSI Cup I Dongkrak Geliat Ekonomi NTT

3,780

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Turnamen Bola Voli SMSI Cup I 2026 tidak hanya diarahkan menjadi panggung kompetisi olahraga, tetapi juga ruang untuk mempertemukan berbagai sektor di Nusa Tenggara Timur. Salah satu dukungan datang dari Swiss-Belcourt Kupang yang melihat ajang tersebut berpotensi mendorong aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Dukungan hotel terhadap turnamen yang digagas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) NTT itu menunjukkan keterlibatan sektor perhotelan dalam pengembangan olahraga daerah. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar kegiatan olahraga tidak berhenti pada urusan pertandingan, tetapi turut memberikan dampak bagi lingkungan sosial dan ekonomi.

Manager Swiss-Belcourt Kupang Dedi John Hidayat mengatakan dunia usaha, termasuk industri perhotelan, memiliki ruang untuk berkontribusi dalam pengembangan talenta olahraga daerah.

“Turnamen seperti ini merupakan kegiatan positif yang dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mempererat kebersamaan. Kami menyambut baik dan mendukung pelaksanaan SMSI Cup I 2026,” ujar Dedi di Kupang, Jumat (4/9/2026).

Menurut Dedi, penyelenggaraan turnamen berskala daerah juga berpotensi menciptakan pergerakan ekonomi. Kehadiran atlet, ofisial, panitia, dan penonton dapat meningkatkan aktivitas berbagai sektor pendukung, termasuk akomodasi, konsumsi, dan jasa.

Ia berharap sinergi antara media, dunia usaha, dan insan olahraga terus diperkuat. Kolaborasi tersebut, menurut dia, dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang lebih sehat sekaligus memperkuat citra positif NTT.

SMSI Cup I 2026 diharapkan tidak sekadar menghasilkan juara, tetapi juga menemukan bibit-bibit atlet bola voli potensial dari NTT. Ajang itu sekaligus menjadi ruang memperluas jejaring dan membangun budaya kompetisi yang sehat di kalangan atlet muda.

Dukungan sektor perhotelan terhadap turnamen tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan olahraga dapat menjadi agenda bersama. Ketika olahraga, media, dan dunia usaha bergerak dalam satu ekosistem, manfaatnya diharapkan tidak hanya dirasakan oleh atlet, tetapi juga masyarakat dan perekonomian daerah.