PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Muda kepada Bupati Kupang Yosef Lede. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Yosef dalam pembangunan daerah serta pemberdayaan alumni IPDN di Kabupaten Kupang.

Penghargaan diserahkan langsung Rektor IPDN Dr. Halilul Khairi, M.Si., kepada Yosef Lede di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Kamis (17/9/2026). Pada kesempatan yang sama, Yosef juga menerima Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan.
Halilul mengatakan, penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas kerja dan kontribusi Yosef dalam pembangunan serta pengembangan sumber daya aparatur, khususnya melalui pemberdayaan alumni IPDN di Kabupaten Kupang.
Menurut dia, perhatian Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap alumni pendidikan kepamongprajaan antara lain terlihat dari penempatan lulusan APDN dan IPDN pada posisi strategis pemerintahan. Saat ini, sebanyak 24 camat dan 17 lurah di Kabupaten Kupang merupakan lulusan APDN dan IPDN.
“Terima kasih, Pak Bupati, atas perhatian bagi para alumni IPDN dan memberikan mereka posisi strategis dalam mendukung kemajuan pembangunan daerah serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Halilul.
Perkuat kualitas pendidikan
Dalam kesempatan tersebut, Halilul juga menjelaskan transformasi yang tengah dilakukan IPDN untuk meningkatkan kualitas pendidikan kepamongprajaan. Pembenahan dilakukan antara lain melalui peningkatan sarana dan prasarana kampus, ruang kelas, fasilitas belajar, tempat tinggal praja, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Ia mengatakan, kemampuan bahasa Inggris juga menjadi salah satu persyaratan yang semakin ditekankan dalam proses pendidikan di IPDN.
Halilul turut mengapresiasi prestasi putra-putri Nusa Tenggara Timur (NTT) di IPDN. Menurut dia, dua praja asal NTT berhasil meraih nilai tertinggi pada program studi masing-masing, dan salah satunya menjadi lulusan terbaik IPDN tahun 2026.
“Kualitas SDM di Kupang sangat baik dan mampu bersaing. Kartika Asta Brata merupakan mimpi semua praja IPDN dan tahun ini diraih oleh putra NTT,” katanya.
Kepada para alumni IPDN, khususnya camat dan lurah Kabupaten Kupang yang mengikuti kegiatan peningkatan kualitas aparatur di IPDN, Halilul berpesan agar mereka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menghadirkan solusi bagi kesejahteraan masyarakat.
Menurut dia, keberhasilan alumni dalam menjalankan tugas juga menjadi cerminan lembaga pendidikan yang telah membentuk mereka.
“Satu-satunya cara membalas jasa adalah melakukan yang terbaik. Tunjukkan dengan sekuat tenaga pelayanan dan pengabdian terbaik,” ujarnya.
Mimpi belasan tahun menjadi kenyataan
Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan terima kasih kepada Rektor dan seluruh keluarga besar IPDN atas penghargaan serta dukungan terhadap peningkatan kualitas aparatur di Kabupaten Kupang.
“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang, saya menerima penghargaan Kartika Pamong Praja Muda dan penyematan Lencana Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan dengan penuh rasa hormat dan syukur,” kata Yosef.
Ia menyebut penghargaan tersebut memiliki arti penting bagi Kabupaten Kupang karena menjadi energi dan motivasi untuk terus menghadirkan karya terbaik bagi masyarakat.
Yosef juga mengungkapkan bahwa penghargaan itu memiliki kaitan erat dengan cita-cita yang telah dibangunnya sejak belasan tahun lalu.
“Saya pernah berdiri di tempat ini sebelumnya. Menenun sebuah mimpi bahwa kelak, ketika menjadi Bupati, semua alumni IPDN akan saya tempatkan menjadi camat dan lurah, bahkan pada jabatan-jabatan strategis daerah. Hari ini mimpi itu berubah menjadi kenyataan,” tutur Yosef.
Menurut Yosef, kolaborasi antara IPDN dan Pemerintah Kabupaten Kupang akan terus diperkuat, tidak hanya dalam peningkatan kapasitas aparatur, tetapi juga dalam bidang riset dan inovasi pemerintahan, pelayanan publik, pemanfaatan teknologi, serta bentuk kerja sama lainnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan peningkatan kualitas sumber daya aparatur sipil negara bagi camat dan lurah Kabupaten Kupang di IPDN.
“Camat dan lurah merupakan garda terdepan dalam mengimplementasikan pemerintahan, baik dalam pelayanan, pemberdayaan, maupun pembangunan masyarakat,” katanya.
Selain itu, Yosef berharap kebijakan penetapan kuota praja IPDN dapat memberikan ruang yang lebih besar bagi putra-putri terbaik Kabupaten Kupang untuk memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di IPDN.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Kupang Aurum O. Titu Eki, Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas, Wakil Ketua DPRD Tome Da Costa dan Sofia De Haan, sejumlah anggota DPRD, Sekda Kabupaten Kupang Mateldius Sanam, Wakil Rektor IPDN, serta pejabat IPDN dan Pemerintah Kabupaten Kupang.(Rjb)