Revi Adriana Silawati Resmi Pimpin Kepatuhan Bank NTT, Melki Kirim Sinyal Bersih-Bersih dan Reformasi BUMD

3,775

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melantik Revi Adriana Silawati sebagai Direktur Kepatuhan Bank NTT, Selasa (26/5/2026). Pelantikan itu bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi dibaca sebagai sinyal kuat pembenahan tata kelola dan penguatan integritas di tubuh Bank NTT.

Revi dipercaya menduduki posisi strategis Direktur Kepatuhan menggantikan Christofel Adoe yang diberhentikan dengan hormat. Ia akan menjalankan tugas untuk periode 2026–2031.

Pelantikan berlangsung di tengah sorotan publik terhadap kinerja badan usaha milik daerah (BUMD), khususnya tuntutan agar Bank NTT tampil lebih sehat, profesional, dan mampu menjadi lokomotif ekonomi daerah.

Di hadapan direksi Bank NTT, anggota DPRD, dan sejumlah kepala daerah, Melki Laka Lena menegaskan bahwa jabatan di BUMD bukan ruang mencari keuntungan pribadi, melainkan arena pengabdian yang menuntut integritas dan tanggung jawab besar.

“BUMD adalah ruang pengabdian. Karena itu, integritas dan profesionalisme harus ditunjukkan dalam kerja nyata,” tegas Melki.

Pernyataan itu sekaligus menjadi pesan keras kepada seluruh jajaran direksi agar meninggalkan pola lama yang tidak produktif dan mulai membangun tata kelola yang transparan serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Melki juga menyoroti besarnya potensi NTT di sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi daerah yang selama ini belum dikelola maksimal menjadi kekuatan ekonomi yang berdampak luas.

Menurut dia, Bank NTT dan BUMD lain tidak boleh hanya menjadi lembaga administratif, tetapi harus mampu menghadirkan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Potensi NTT sangat besar, tetapi belum berubah menjadi kekuatan ekonomi yang optimal. Karena itu, BUMD harus bergerak lebih progresif dan mampu menciptakan pendapatan daerah yang lebih baik,” ujarnya.

Kehadiran Revi Adriana Silawati di kursi Direktur Kepatuhan dinilai menjadi momentum penting bagi Bank NTT untuk memperkuat pengawasan internal, memperbaiki budaya kerja, sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap bank kebanggaan masyarakat NTT tersebut.

Acara pelantikan turut dihadiri Direktur Umum dan SDM Bank NTT Rahmat Saleh, Direktur Kredit Aloysius R. A. Geong, anggota DPRD NTT M. Anshor, sejumlah bupati, serta perwakilan Pemerintah Kota Kupang.(Rjb)