Wali Kota Kupang Salurkan 19 Hewan Kurban, Perkuat Harmoni dan Kepedulian Sosial

3,775

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Pemerintah Kota Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga semangat toleransi dan kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Wali Kota Kupang, Christian Widodo, menyerahkan sebanyak 19 ekor hewan kurban kepada sejumlah masjid di Kota Kupang, Selasa (26/5).

Penyerahan bantuan hewan kurban tersebut menjadi simbol kuat hadirnya pemerintah di tengah masyarakat sekaligus mempererat harmoni keberagaman di Kota Kupang yang dikenal sebagai kota toleran.

Hewan kurban yang disalurkan terdiri atas dua ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dua ekor sapi bantuan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta 15 ekor sapi dari Pemerintah Kota Kupang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Kupang, Richard E. Odja, anggota DPRD Provinsi NTT, anggota DPRD Kota Kupang, pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah, para imam masjid, pengurus yayasan masjid, serta masyarakat.

Secara simbolis, Wali Kota menyerahkan hewan kurban kepada tiga masjid, yakni Masjid Al Anshar Alak di Kelurahan Penkase, Masjid Al Fatah Kampung Solor, dan Masjid Al Hidayah Oesapa. Sementara penyaluran bantuan lainnya dilakukan oleh Sekretaris Daerah bersama para Asisten Sekda kepada masjid penerima di berbagai wilayah Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTT atas dukungan kepada masyarakat Kota Kupang melalui bantuan hewan kurban.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Pemerintah Provinsi NTT atas perhatian dan dukungan kepada masyarakat Kota Kupang melalui bantuan hewan kurban ini,” ujar Christian.

Ia menjelaskan, seluruh hewan kurban yang didistribusikan telah melalui proses pemeriksaan kesehatan dan karantina oleh instansi terkait untuk memastikan kelayakan dan keamanan sebelum diserahkan kepada masyarakat.

“Semua hewan sudah melalui pemeriksaan kesehatan dan dipastikan layak untuk dikurbankan. Ini bentuk tanggung jawab pemerintah agar masyarakat menerima hewan kurban yang sehat dan aman,” katanya.

Menurut Christian, Idul Adha bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Kupang ingin memastikan semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun perbedaan lainnya.

“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan kepedulian terhadap sesama. Kehidupan yang bernilai bukan hanya tentang mengumpulkan, tetapi tentang memberi manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

Melalui penyaluran hewan kurban tersebut, Pemerintah Kota Kupang berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan solidaritas sosial terus terjaga, sekaligus memperkuat citra Kota Kupang sebagai rumah bersama yang damai dalam keberagaman.(Rjb)