20 Ton Beras Mengalir ke Ruteng, Pemulihan Pascagempa Flores Berlanjut

3,777

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Pemulihan masyarakat Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, setelah gempa Flores pada 15 Agustus 2026 mendapat dukungan tambahan. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyalurkan 20 ton beras dan ribuan paket kebutuhan pokok bagi warga terdampak, termasuk petugas dan warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Ruteng.

Bantuan tersebut diserahkan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi, yang mewakili Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, di Rutan Ruteng, Kamis (3/9/2026).

Selain beras, bantuan yang dihimpun dari jajaran Kemenimipas itu meliputi 2.000 selimut, 1.000 liter minyak goreng, 1 ton gula, 1.000 tray telur, 1.000 dus mi instan, obat-obatan, serta sejumlah kebutuhan lainnya.

Bantuan tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang terdampak gempa. Paket bantuan juga disalurkan kepada jajaran Rutan Ruteng, warga binaan beserta keluarga mereka, serta pegawai dan masyarakat terdampak di wilayah Kantor Imigrasi Kelas II Labuan Bajo.

Penyaluran bantuan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi warga yang masih berada dalam masa pemulihan setelah bencana.

Rutan Ruteng menjadi salah satu fasilitas pemasyarakatan yang terdampak gempa. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan sehingga membutuhkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Usai menyerahkan bantuan, Mashudi bersama jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur meninjau kondisi bangunan Rutan Ruteng. Peninjauan dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan sekaligus menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan langkah penanganan serta pemulihan pascabencana dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” kata Mashudi.

Menurut dia, kondisi sarana dan prasarana rutan harus menjadi perhatian serius agar fungsi pemasyarakatan tetap berjalan. Keselamatan petugas dan warga binaan, kata dia, menjadi prioritas dalam proses pemulihan.

Kepala Kanwil Ditjenpas NTT Decky Nurmansyah mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk menindaklanjuti kerusakan Rutan Ruteng.

“Kondisi Rutan Ruteng membutuhkan dukungan dan tindak lanjut, terutama pada bagian bangunan yang terdampak gempa. Kami akan terus berkoordinasi dan menyampaikan kondisi di lapangan agar penanganannya dapat segera dilakukan,” ujar Decky.

Ia memastikan pemantauan terhadap kondisi rutan tetap dilakukan. Di tengah situasi pascabencana, pelayanan kepada warga binaan serta pelaksanaan tugas pemasyarakatan diupayakan tetap berjalan.

Dukungan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Manggarai. Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu mengatakan kehadiran jajaran Kemenimipas dan bantuan yang diberikan menunjukkan perhatian terhadap masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa.

“Terima kasih kepada jajaran Kemenimipas atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi semua pihak yang menerima,” katanya.

Penyaluran bantuan turut melibatkan Dharma Wanita Persatuan Kemenimipas dan Persatuan Ibu-ibu Pemasyarakatan (PIPAS). Bagi penerima, bantuan kebutuhan pokok menjadi penopang di tengah proses pemulihan yang belum sepenuhnya selesai.

“Bantuan ini sangat membantu kami. Terima kasih kepada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang sudah datang dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa,” kata salah seorang penerima bantuan, Ipin.

Bangun Kedekatan

Respons terhadap bencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Setelah meninjau kondisi bangunan rutan, Mashudi bersama Decky Nurmansyah dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Manggarai makan siang bersama warga binaan Rutan Ruteng.

Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk membangun kedekatan dan solidaritas antara jajaran pemasyarakatan dengan warga binaan yang turut merasakan dampak bencana.

Kegiatan kemudian diisi dengan penguatan dari Mashudi kepada warga binaan agar tetap tabah dan menjaga semangat menghadapi situasi pascagempa.

Bagi Kemenimipas, penyaluran bantuan sekaligus pemeriksaan kondisi Rutan Ruteng merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat, petugas, dan warga binaan yang terdampak bencana tidak luput dari perhatian selama proses pemulihan di Nusa Tenggara Timur berlangsung.