PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Gerakan Pramuka di Kabupaten Kupang diharapkan menjadi salah satu benteng pembentukan karakter generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial. Penguatan moral, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan menjadi pesan utama dalam pembukaan Jambore Pramuka Cabang VI Kabupaten Kupang Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Kupang Tengah, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Rabu (28/10/2026), dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, yang juga menjabat Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kupang.

Jambore yang berlangsung selama empat hari, 28–31 Oktober 2026, tersebut diikuti 1.556 peserta dari 52 gugus depan (Gudep) atau sekolah. Pembukaan kegiatan juga ditandai dengan pelantikan 150 Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus).
Dalam sambutannya, Aurum menegaskan bahwa tantangan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini membutuhkan perhatian serius terhadap pembinaan generasi muda.
Menurut dia, kaum muda bukan sekadar penerus pembangunan, melainkan juga penentu arah masa depan bangsa.
Karena itu, Gerakan Pramuka harus mengambil peran lebih besar dalam membangun karakter, memperkuat identitas kebangsaan, serta membentengi anak-anak dan remaja dari berbagai pengaruh negatif lingkungan.
Aurum mengatakan, penguatan pendidikan karakter melalui kepramukaan juga sejalan dengan kebijakan pemerintah sebagaimana diatur dalam Permendikbud Nomor 13 Tahun 2025 yang disebutnya mengatur kembali kewajiban penyelenggaraan kegiatan Pramuka di sekolah dan keikutsertaan peserta didik.
Ia meminta para kepala sekolah, Mabigus, serta pembina Pramuka agar tidak membiarkan kegiatan kepramukaan hanya menjadi agenda seremonial. Setiap gugus depan harus dihidupkan melalui program pembinaan yang terencana, berkelanjutan, dan dievaluasi secara berkala.
Menurut Aurum, pembinaan Pramuka perlu menerapkan metode serta prinsip dasar kepramukaan dengan mengutamakan tiga unsur, yakni menarik, menantang, dan menyenangkan. Kegiatan juga perlu memanfaatkan alam terbuka sebagai ruang pembelajaran untuk membangun kemandirian dan kerja sama.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah dan pembina yang tetap berkomitmen menyukseskan Jambore Cabang VI, meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran pendidikan di masing-masing sekolah.
Pembukaan jambore tersebut turut dihadiri Camat Kupang Tengah, Kapolsek Kupang Tengah, serta sejumlah kepala sekolah dari lembaga pendidikan yang mengirimkan peserta.
Melalui kegiatan ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Kupang diharapkan mampu memperkuat pembinaan gugus depan sekaligus melahirkan generasi muda yang disiplin, mandiri, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Jambore Cabang VI bukan sekadar pertemuan antarpeserta Pramuka, melainkan juga menjadi ruang pembelajaran untuk menanamkan nilai persaudaraan, kepemimpinan, dan tanggung jawab sejak dini.