PATROLICIA COM PROPINSI NTT. Wali Kota Kupang, didampingi Wakil Wali Kota, secara resmi meresmikan D’Hard Café pada Jumat malam (10/7) di Jalur 40, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Hadir dalam acara tersebut tokoh-tokoh masyarakat, pemuka agama, serta keluarga besar pemilik usaha, dr. Sadewa.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dr. Sadewa dan keluarga dalam membuka tempat usaha yang tidak hanya menyajikan kopi, namun juga menjadi ruang ekspresi dan kreasi warga kota. “D’Hard Café bukan sekadar tempat minum kopi, tapi menjadi simbol ruang cipta—tempat berkumpul, berdiskusi, dan melahirkan ide-ide pembangunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan kafe semacam ini sangat mendukung tumbuhnya ekonomi kreatif dan semangat kolaborasi di kalangan generasi muda Kupang. “Kami percaya pembangunan kota tak hanya soal gedung tinggi atau jalan lebar, tapi soal hadirnya ruang yang membuat masyarakat merasa dihargai, sehat, dan punya wadah untuk berkarya,” jelasnya.
Wali Kota juga menyinggung program mingguan Sebuah (Sabtu dan Minggu Buat Orang Kupang) yang telah berjalan sebagai ruang ekspresi terbuka. Ia menyampaikan undangan kepada komunitas seni untuk tampil di panggung yang disediakan Pemkot setiap akhir pekan. “Lapaknya gratis, panggungnya bebas digunakan. Ini semua dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyinggung komitmennya dan Wakil Wali Kota untuk efisiensi anggaran, termasuk menolak pembelian mobil dinas baru, sebagai bentuk tanggung jawab di tengah keterbatasan fiskal. “Kami percaya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci. Kalau ingin berjalan cepat, kita jalan sendiri. Tapi kalau ingin berjalan jauh, kita harus jalan bersama-sama,” pungkasnya.(Rjb)