“Aspirasi Warga, Janji Wakil Rakyat: Muhammad Ansor Bawa Harapan ke RT 15 Kota Kupang”

PATROLICIA COM PROPINSI NTT.      Dalam masa reses tahun 2025, anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Fraksi Golkar, Ir. H. Muhammad Ansor, menyambangi warga RT 15, Kota Kupang, untuk menampung aspirasi sekaligus menyampaikan tindak lanjut program yang sudah diusulkan sebelumnya.

Di hadapan warga, Ansor menyampaikan bahwa dari tiga paket program bantuan yang telah diajukan melalui LPM, RT 15 tak boleh absen dari perhatian pemerintah. “Di RT 15 ini, minimal harus ada satu tanda mata dari saya,” tegasnya.

Warga pun diberi pilihan bantuan yang akan diterima: lele atau sayur. “Saya bertanya ke Pak Daniel, dari tiga paket ini, mana yang akan dipilih? Jawabannya sayur. Jadi kita sepakati bantuannya sayuran,” kata Ansor yang disambut tepuk tangan para ibu rumah tangga.

Ia juga menyinggung soal pentingnya perencanaan program yang harus diajukan setahun sebelumnya. “Kalau mau program untuk tahun ini, seharusnya diusulkan tahun lalu. Ini prosedur tetap dari pemerintah,” ujarnya sembari mengingatkan para tokoh masyarakat dan kepala sekolah untuk lebih aktif dalam menyusun aspirasi ke depan.

Selain bantuan sayuran, Ansor juga menampung usulan kelompok UMKM dan perbaikan jalan lingkungan. “Silakan bentuk kelompok usaha. Nanti datanya dikumpulkan, dan kita bantu sesuai prosedur,” katanya. Untuk infrastruktur, ia mengakui bahwa masih banyak jalan di Kota Kupang yang kondisinya seperti di desa. “Kota rasa kampung, itu kenyataan. Tapi kita juga sadar ada keterbatasan anggaran,” ujarnya. Ia pun berjanji akan memperjuangkan agar dana provinsi bisa ikut menopang pembangunan jalan di wilayah kota.

Dalam dialog itu, isu BPJS juga mencuat. Warga mengeluhkan masih ada masyarakat miskin yang belum terdaftar dalam program jaminan kesehatan. “Saya minta data enam orang itu. Siapkan KTP-nya, nanti saya bantu proses BPJS gratis lewat jalur aspirasi,” janjinya.

Menutup resesnya, Ansor menyinggung soal pelayanan rumah sakit yang kerap memulangkan pasien sebelum pulih. “Saya tegaskan, tidak boleh ada pasien yang dipulangkan sebelum sembuh dengan alasan administrasi. Kalau ada yang seperti itu, laporkan ke saya,” ujarnya dengan nada tegas.

Reses ini menjadi ruang komunikasi terbuka antara rakyat dan wakilnya. Dari sayur hingga jalan berlubang, dari UMKM hingga BPJS—semua ditampung. Ansor tak sekadar datang, tapi juga membawa komitmen: bahwa suara warga RT 15 bukan sekadar catatan, tapi janji yang akan diperjuangkan di gedung dewan.katanya. (rjb)

"Aspirasi WargaJanji Wakil Rakyat: Muhammad Ansor Bawa Harapan ke RT 15 Kota Kupang"