PATROLICIA COM PROPINSI NTT. Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT, Winston Neil Rondo, mendesak Bupati Kupang untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Desa Sumlili, Kecamatan Kupang Barat, terkait dugaan penyelewengan distribusi beras untuk keluarga miskin (Raskin).
Desakan ini disampaikan Winston setelah mencermati protes warga Desa Sumlili yang menilai penyaluran bantuan tidak tepat sasaran. “Ini komunitas kecil, warga pasti tahu siapa yang layak menerima dan siapa yang tidak. Kalau warga protes, itu berarti ada masalah yang harus dihormati dan ditindaklanjuti,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).
Winston menyebut bantuan Raskin sangat vital, apalagi memasuki musim kemarau yang rawan pangan. Ia menilai pengurangan jatah bantuan dari tahun-tahun sebelumnya kerap menjadi sumber masalah. “Misalnya, dulu satu desa dapat 100 paket, lalu dikurangi jadi 50. Kepala desa tetap harus membagi ke semua penerima, sehingga porsinya berkurang. Tapi yang jadi pertanyaan, mengapa keluarga kepala desa juga ikut menerima?” katanya.
Ia menegaskan agar Bupati atau Camat Kupang Barat memanggil dan memeriksa Kepala Desa. “Kalau terbukti ada penyelewengan, beri sanksi sesuai aturan. Kalau tidak, pulihkan nama baiknya. Yang penting masalah ini segera selesai supaya tidak memecah warga,” tegasnya.
Winston juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah perayaan HUT ke-80 RI. “Jangan sampai momen kemerdekaan dinodai dengan ketidakadilan dalam pembagian bantuan. Kita harus belajar dari kasus serupa di daerah lain,” ujarnya.
Politisi Demokrat ini optimistis Bupati Kupang dapat bersikap bijak dan menggandeng aparat penegak hukum untuk menuntaskan persoalan tersebut demi kepentingan masyarakat.(rjb)