Ketika Kios Kecil Menjadi Tumpuan Ekonomi Keluarga, Cerita Sukses Ansi di Kupang

3,776

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT            Di sudut Kelurahan Naimata, Kota Kupang, sebuah kios sederhana yang dulu hanya menyediakan kebutuhan pokok dalam jumlah terbatas kini tumbuh menjadi jaringan usaha kecil yang melayani masyarakat di beberapa lokasi. Di balik perkembangan itu, terdapat kisah kegigihan seorang pelaku usaha mikro bernama Ansi yang perlahan membangun usahanya dari bawah.

Sekitar tiga tahun lalu, Ansi memulai usaha sembako dengan modal dan stok barang yang terbatas. Namun, tekad untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga mendorongnya terus berupaya mengembangkan usaha. Kini, ia telah memiliki empat titik usaha, tiga di antaranya berada di Kelurahan Naimata dan satu lainnya di kawasan Jalur 40, Kota Kupang.

Perjalanan tersebut tidak berlangsung instan. Ansi mengaku harus berjuang menjaga usaha tetap berjalan di tengah berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal hingga kebutuhan menjaga ketersediaan barang agar pelanggan tetap datang berbelanja.

“Awalnya hanya kios kecil dengan barang yang tidak banyak. Saya ingin masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan sehari-hari lebih mudah tanpa harus pergi jauh,” kata Ansi.

Keinginan itulah yang kemudian mendorongnya memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Sebagai nasabah yang telah bergabung sekitar satu dekade, ia memperoleh pembiayaan usaha secara bertahap, mulai dari Rp25 juta hingga meningkat menjadi Rp50 juta.

Tambahan modal tersebut digunakan untuk memperbesar kapasitas usaha, menambah stok barang, dan memperluas layanan kepada pelanggan. Menurut Ansi, keberadaan stok yang lengkap menjadi kunci agar masyarakat tetap menjadikan kiosnya sebagai pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Selain memperoleh akses pembiayaan, Ansi juga mendapatkan pendampingan dalam pengelolaan usaha. Melalui pendampingan tersebut, ia belajar mengatur perputaran modal, mengelola persediaan barang, serta memahami pola kebutuhan konsumen di lingkungan sekitarnya.

Upaya itu membuahkan hasil. Usaha yang semula hanya berupa kios kecil kini berkembang menjadi beberapa titik usaha yang melayani kebutuhan masyarakat sehari-hari, mulai dari beras, minyak goreng, gula, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Perkembangan usaha juga membawa perubahan bagi kehidupan keluarganya. Pendapatan yang semakin stabil membuat kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi dengan lebih baik, termasuk biaya pendidikan anak-anak.

“Perjalanan usaha ini panjang, tetapi saya bersyukur karena mendapat dukungan dan pendampingan yang membantu usaha terus berkembang,” ujarnya.

Tidak hanya bergerak di sektor perdagangan, Ansi kini juga dipercaya menjadi agen BRILink. Melalui layanan tersebut, masyarakat sekitar dapat melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus datang ke kantor bank, mulai dari transfer dana, tarik tunai, hingga pembayaran berbagai kebutuhan.

Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, mengatakan bahwa BRI terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil melalui pembiayaan serta pendampingan yang berkelanjutan.

Menurut Hery, kisah Ansi menunjukkan bahwa akses permodalan yang tepat dapat menjadi katalis bagi perkembangan usaha masyarakat. Ketika didukung dengan perencanaan yang baik dan kemauan untuk berkembang, usaha kecil memiliki peluang untuk tumbuh dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

“BRI berkomitmen untuk terus hadir mendampingi pelaku UMKM melalui akses pembiayaan dan layanan yang membantu mereka meningkatkan produktivitas serta memperkuat ekonomi keluarga,” kata Hery.

Bagi Ansi, usaha yang dirintis dari sebuah kios sederhana itu masih memiliki ruang untuk berkembang. Ia berharap dapat terus memperluas usahanya dan memanfaatkan peluang pembiayaan yang tersedia guna meningkatkan kapasitas usaha di masa mendatang.

Kisah Ansi menjadi potret bagaimana sektor usaha mikro tetap menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Dari sebuah kios kecil di lingkungan perumahan, lahir semangat kewirausahaan yang tidak hanya menopang ekonomi keluarga, tetapi juga menghadirkan layanan dan kemudahan bagi masyarakat di sekitarnya.(Rjb)