Mahasiswa Undana Tembus Liga 1 Timor Leste, Adalio Pinto Soares Tampil 9 Laga

3,777

 

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT Mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) kembali menorehkan prestasi di level internasional. Adalio Gastao D.S.C. Pinto Soares, mahasiswa Fakultas Perikanan, Kelautan dan Perikanan (FPKP), menjalani debut sebagai pesepak bola profesional di Liga 1 Timor Leste bersama Coração FC pada musim kompetisi 2026.

Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Timor Leste itu mulai bergulir pada 21 Mei 2026 dan diikuti 10 klub. Dalam musim perdananya, Adalio mendapat kepercayaan tampil dalam sembilan pertandingan. Tujuh di antaranya dijalani sejak menit awal sebagai pemain utama.

Adalio berposisi sebagai gelandang bertahan. Penampilannya turut membantu Coração FC mengakhiri musim di posisi ketujuh sehingga klub tersebut bertahan di Liga 1 dan tidak terdegradasi ke Liga 2.

“Untuk debut tahun pertama di Liga 1 Timor Leste, perasaan saya cukup puas dengan finish di peringkat tujuh karena dengan begitu tim kami tidak terdegradasi ke Liga 2 Timor Leste,” kata Adalio.

Bagi Adalio, kompetisi tersebut bukan hanya menjadi panggung untuk mengembangkan karier profesional, tetapi juga kesempatan mengukur kemampuan dengan pemain dari berbagai negara.

Ia mengaku mendapat pengalaman berharga karena dapat berhadapan dengan pemain asing dari Brasil, Jepang, Afrika, serta sejumlah pemain yang memperkuat tim nasional Timor Leste.

“Pengalaman paling berkesan yaitu bisa berkompetisi dengan banyak pemain dari luar negeri seperti Brasil, Jepang, Afrika, dan banyak pemain timnas Timor Leste,” ujarnya.

Berawal dari Rekaman Pertandingan

Jalan Adalio menuju skuad utama Coração FC bermula ketika tim pelatih klub memantau rekam jejak serta video penampilannya. Setelah melalui proses pemantauan, ia mendapat kesempatan mengikuti uji coba dan tampil dalam sejumlah pertandingan persahabatan.

Penampilan selama masa trial kemudian membuat tim pelatih dan manajemen klub memutuskan merekrutnya secara resmi.

Bagi Undana, kiprah Adalio di kompetisi profesional Timor Leste menjadi bagian dari ruang pengembangan mahasiswa di luar bidang akademik. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi modal bagi Adalio untuk melanjutkan karier di sepak bola profesional sekaligus membawa nama almamater di tingkat regional.

Perjalanan Adalio menunjukkan bahwa aktivitas akademik dan pengembangan bakat mahasiswa dapat berjalan beriringan. Dari lingkungan kampus di Kupang, ia kini mendapatkan pengalaman bertanding di kompetisi sepak bola profesional lintas negara.(Rjb)