Uji Kinerja SAMSAT di Kupang, Forum IRIS Soroti Pajak Kendaraan dan Masa Depan PAD

3,773

PATROLI CIA COM PROVINSI NTT.      Ruang evaluasi terbuka terhadap kinerja layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) akan digelar di Kupang melalui forum dialog publik bertajuk IRIS (Interactive Response and Insight Session). Kegiatan yang diinisiasi Se’i Podcast ini mengangkat tema pengujian kinerja SAMSAT dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Forum dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026, di Aula Elpida International School (EIS), Tarus, Kabupaten Kupang. Diskusi akan dikemas dalam format debat interaktif yang terinspirasi dari Indonesia Lawyers Club, menghadirkan perdebatan terbuka antar pemangku kepentingan.
Sejumlah isu strategis akan menjadi sorotan utama, mulai dari rendahnya kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor, efektivitas integrasi antar-lembaga, hingga kualitas pelayanan publik. Selain itu, forum ini juga akan membahas optimalisasi digitalisasi layanan melalui sistem e-SAMSAT, serta aspek transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak daerah.
Narasumber yang dihadirkan berasal dari berbagai unsur, di antaranya pemerintah daerah melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), unsur kepolisian dari Satlantas/Korlantas, PT Jasa Raharja, akademisi hukum, praktisi kebijakan publik, serta perwakilan masyarakat dan media.
Penyelenggara menilai, optimalisasi PAD dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) masih menghadapi sejumlah tantangan. Di antaranya tingkat kepatuhan masyarakat yang belum maksimal, pelayanan yang dinilai belum merata, serta integrasi sistem yang belum sepenuhnya berjalan efektif.
“Forum ini diharapkan menjadi ruang evaluasi yang tidak berhenti pada diskusi, tetapi mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang konkret dan aplikatif,” demikian keterangan penyelenggara.
Melalui format debat interaktif, setiap narasumber akan diberi kesempatan menyampaikan pandangan, saling menanggapi, hingga menjawab pertanyaan langsung dari audiens dan media. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong diskusi yang lebih dinamis, transparan, dan berbasis data.
Forum IRIS diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan SAMSAT sekaligus membangun kembali kepercayaan publik terhadap pengelolaan PAD di daerah.(Rjb)